Pemkab Kenalkan Pakaian Adat Pengantin Khas Cirebon

0
15
PAKAIAN adat pengantin Cirebon dari Mayung.*Iwan/KC

Kabar Cirebon-Online Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus berupaya untuk meletarikan kebudayan yang ada di wilayah,  khusunya untuk pakaian adat pengantin khas Cirebon. 

Selama ini pakaian adat pengantin khas Cirebon sudah mulai terlupakan. Pasalnya kini warga lebih condong mengunakan pakaian pengantin yang medern. Kabid Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, H Amin Mugni mengatakan pihaknya akan kembali mengenalkan pakaian pengantin kepada masyarakat Cirebon.  

“Kita gandeng pelaku rias pengantin dan pelaku usaha di bidang dekor pengantin untuk kembali mengenalkan pakaian khas Cirebon,” katanya usai acara Seminar Pengemalan Budaya Adat Pengantin Cirebon di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Selasa (21/6/2022).


Amin menjelaskan pengenalan pakaian adat pengantin Cirebon ini bertujuan untuk melestarikan  pakaian  pengantin peninggalan zaman kerajaan. “Sekarang masyarakat Cirebon masih mengunakan pakaian pengantin lebih ke adat Sunda, padahal banyak sekali pakaian adat pengantin khas Cirebon, seperti jenis Mayung, Bungko dan dari keraton serta masih bayak jenis lainnya,,” ungkapnya. 

Ia mengungkapkan pakaian adat pengantin Cirebon berbeda dengan adat Jawa bagian timur. Pasalnya untuk wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pakian pengantinya sedikit termuka, tetapi untuk Cirebon sendiri semuanya tertutup. 

“Pakian adat pengantin Cirebon sendiri masih mengandung usur cina dan arab dan kini semuanya tertutup karena ke Islam’nya kental,” kata Amin.

Amin mengungkapkan pihaknya akan terus melakukan pengenalan pakaian adat pengantin Cirebon kepada masyarakat luas. Sebab pakaian pengain khas Cirebon ini memiliki banyak motif bisa mana dipadukan dengan kain batik Cirebon. 

“Ini baru 100 orang yang ikut dalam seminar pakian adat pengantin Cirebon,  mudah-mudahan kedepan para pelaku usaha bidang dekor pengantin bisa menawarkan atau memgenalkan kepada masyarakat, agar pakaian adat Cirebon ini bisa terjaga kelestariannya dan dikenal,” katanya.(Iwan/KC)