Almarhum Torehkan Prestasi Gemilang, Rakyat Akan Terus Mengenang

0
34
MANTAN Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda saat jenasahnya dikuburkan di pemakaman umum Kelurahan Winduhaji Kecamatan Kuningan, Selasa (21/6/2022).* Yan/KC

KABARCIREBON,- Suasana duka menyelimuti masayarakat Kabupaten Kuningan atas meninggalnya mantan Bupati Kuningan, H Aang Hamid Suganda, di Rumah Sakit (RS) Harapan Kita Jakarta pada pukul 22.55 (WIB), Senin (20/6/2022) malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, almarhum yang sempat menjabat dua periode Bupati Kuningan, dinyatakan berpulang ke Rahmatullah setelah mendapat penanganan intensif tim medis di RS Harapan Kita Jakarta.

Almarhum sendiri  lahir di Kabupaten Kuningan, 15 Desember 1942. Dia adalah  Bupati Kuningan dua periode (2003-2008 dan 2008-2013). Beliau adalah orang tua dari Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda periode 2018-2023 berpasangan dengan  Bupati H Acep Purnama.

Aang meninggal dunia pada usia 80 tahun, meninggalkan lima orang anak yakni, Rini Anggraeni, Erik Irawan Suganda, Lea Meirina Oktaviana, Sonya Puspasari Suganda dan HM Ridho Suganda. Jenasah  dikebumikan di Pemakaman Umum Syekh Muhibat Kelurahan Winduhaji.

Bupati Kuningan H Acep Purnama, beserta jajarannya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum sebagai tokoh pembangunan Kabupaten Kuningan saat menjadi jadi bupati selama dua periode.

“Saya atas nama keluarga dan Bupati Kuningan turut berduka yang sedalam- dalamnya. Semoga almarhum diterima amal ibdahnya, diampuni segala dosanya, mendapat safaat Nabi Muhammad Saw serta mendapat tempat  mulia di sisi Allah Swt. Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan selalu mendoakan agar almarhum mendapat ketenangan serta kebahagiaan di alam akhirat,” ungkap  H Acep.

Almarhun semasa memimpin Kabupaten Kuningan selama dua periode yakni tahun 2003-2008 dan 2008-2013, banyak menorehkan berbagai prestasi gemilang yang mengharumkan nama daerah. Kota kuda pun diubah dari kondisi yang biasa-biasa saja menjadi daerah yang luar biasa melalui pembangunan di berbagai bidang.

Namun paling terkenal di masanya adalah pembangunan embung atau situ guna menampung air agar para petani dan warga tidak kesulitan air saat musim kemarau, pembangunan jalan dan jembatan termasuk pembukaan jalan baru yang sebelumnya dianggap tidak mungkin menjadi mungkin.

Lalu, pembangunan ruang terbuka berupa taman sebagai fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan termasuk tempat berekreasi wisata murah meriah, pemanfaatan kerja sama air bersih dengan daerah tetangga. Serta sejumlah hasil pembangunan lainnya yang bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Khusus untuk jalan yang sebagian besar kondisinya mulus dan bagus baik di wilayah perkotaan maupun daerah perdesaan karena diterapkan pula konsep pembangunan jalan bersama masyarakat (PJBM), membuat warga luar daerah pun dapat merasakan dampak positifnya.

Hal itu dikarenakan ketika mereka mengemudikan kendaraan bisa merasakan sekaligus menerka bahwa mereka telah berada di wilayah Kabupaten Kuningan karena pada saat itu jalannya mulus seperti melintasi jalan tol. Sehingga tidak heran, H Aang Hamid Suganda dijuluki Bapak Pembangunan dan dijuluki pula “Aang Hotmik”.

Selama kariernya, ia pun pernah menjabat beberapa jabatan strategis. Di antaranya, direktur utama PT Waskita Jaya Purnama, ketua IV DPD Gapensi Jabar, bendahara umum BPP Gapensi, ketua Rereongan Sarupi Kotamadya Bogor, ketua III KONI Kotamadya Bogor, Manajer Tim Persija Jakarta, sekretaris jenderal APKASI, ketua BKAD Kunci bersama dan sebagainya.

Selamat jalan Bapak H Aang Hamid Suganda. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah Swt. Dan keluarga yang ditinggalkan, diberikan ketabahan. Jasamu untuk Kabupaten Kuningan akan selalu dikenang. Semoga generasi-generasi penerus berikutnya, bisa melanjutkan karya-karya besarmu. Aamiin.(Emsul/Yan)