Beri Dukungan Pengobatan, Mensos Sambangi Anak Penderita Tumor Mata

0
9
MENTERI Sosial, Tri Rismaharini didampingi Bupati Majalengka Karna Sobahi memberikan bantuan modal usaha kepada keluarga Aceng Nahyudi serta pengobatan untuk anaknya, Azqiya Qurrota Akyun Ayudiya (4 tahun) yang menderita tumor mata di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Kamis (12/5/2022) malam.*Tati/KC

KABARCIREBON- Menteri Sosial (Mensos)  Tri Rismaharini mengunjungi keluarga Aceng Nahyudi dan Siti Mariam di Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Kamis (12/5/2022) malam.

Kunjungan tersebut untuk memberikan bantuan modal usaha serta dukungan pengobatan anaknya,  Azqiya Qurrota Akyun Ayudiya (4 tahun) yang sudah tiga tahun menderita tumor mata kanan.

Kehadiran Menteri Sosial di Cingambul tidak berlangsung lama. Setelah berbincang dengan keluarga Aceng dan Bupati Majalengka, ia berharap usaha Aceng bisa berkembang serta Azqiya bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya.

“Kami merespon kasus anak Azqiya Qurrota Akyun Ayudiya di Kabupaten Majalengka yang menderita Orbital Lymphangioma atau kanker mata sebelah kanan,” kata Tri Rismaharini.

Sementara Aceng dan keluarga menyampaikan  kegembiraan dan terima kasih atas kunjungan Menteri Sosial ke rumahnya. Aceng pernah mengajukan permohonan bantuan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) melalui pemerintah desa dan kabupaten.

Diketahui Azqiya Qurrota Akyun Ayudiya,  anak pertama dari dua bersaudara buah perkawinan Aceng dan Siti sejak September 2021 mengalami gejala pembengkakan bola mata dan kelopak mata disertai keluarnya cairan seperti nanah. Dokter mendiagnosa sebagai Orbital Lymphangioma atau kanker mata pada sebelah kanan.

Orang tuanya yang bekerja sebagai guru honor dengan gaji Rp 500.000 per bulan telah melakukan pengobatan sejak September 2021  di Klinik Syakira Cikijing, kemudian di Klinik Mata Majalengka, RS Cideres Majalengka, RS Mata Cicendo Bandung, RSAU  Salamun Bandung, RS Boromeus Bandung dan RS Hasan Sadikin Bandung.

Proses pengobatan sudah berlangsung selama empat bulan dengan menggunakan fasilitas BPJS. Sedangkan untuk biaya-biaya yang tidak ditanggung oleh BPJS, akomodasi, transportasi, konsumsi antara lain berasal dari pinjaman.

Setelah diasesmen Kemensos, akhirnya Azkiya menjalani perawatan  di RS Hasan Sadikin Bandung. Pemenuhan beberapa kebutuhan yakni biaya pengobatan selain yang ditanggung BPJS, biaya kebutuhan konsumsi, nutrisi, transportasi, akomodasi di Bandung untuk Azkiya dan keluarga selama proses perawatan di RSHS dipenuhi oleh Balai Besar Inten Soeweno (BBIS), Dinas Sosial Kabupaten Majalengka dan Pemerintah Desa Maniis serta keluarga Azkiya.

 Azkiya pun  mendapatkan layanan dari kitabisa.com. BBIS kini terus memonitor perkembangan pemeriksaan dan pengobatan Azkiya  secara berkelanjutan.(Tati)