Tiga Nelayan Temukan Granat Aktif

0
8
TIM Jihandak dari Detasemen C Brimob Polda Jawa Barat saat meledakan benda diduga mortir di Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jumat (13/5/2022).* Ist/KC

KABARCIREBON,- Tiga nelayan asal Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, menemukan sebuah peti besi dalam kondisi berkarat di laut Dadap, Kabupaten Indramayu, tepatnya di sebelah selatan pengeboran minyak Dadap.

Ketiganya kemudjan membawa temuan tersebut ke muara Sungai Bondet, Desa Grogol, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon dan menyimpan kotak tersebut di gabagan perahu. Dalam kotak tersebut ditemukan benda diduga mortir.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Besar M Fahri Siregar dengan didampingi PJU Polres Ciko dan Kapolsek Gunungjati, Ajun Komisaris Polisi Abdul Majid segera ke lokasi kejadian dan menghubungi Satuan Penjinak Bahan Peldak (Jihandak) dari Detasemen Brimob Polda Jabar.

“Penemuan mortir aktif jenis granat tersebut ditemukan nelayan pada Selasa (10/5/2022) saat melaut. Benda yang diduga mortir tersebut ditemukan di dalam sebuah kotak peti besi yang tersangkut oleh jaring nelayan di laut Dadap Indramayu. Pada mulanya belum disadari kalau benda yang terjaring oleh nelayan tersebut sebagai bom martir, sehingga saat itu hanya disimpan di kapal,” kata Fahri, Jumat (13/5/2022).

Sesuai SOP, pihaknya langsung menghubungi Jihandak dari Detasemen Brimob Polda Jabar dan langsung memusnahkan benda yang diduga mortir tersebut.

“Dengan memilih lokasi pada area pesawahan jauh dari pemukiman penduduk di Desa Kalisapu, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon,” katanya.

Fahri menambahkan, dipilihnya lokasi pemusnahan diduga mortar aktif tersebut dengan berbagai pertimbangan. Di antaranya dentuman yang akan ditimbulkan saat pemusnahan tidak mengganggu masyarakat dan tidak menimbulkan kerusakan pada rumah warga atau membahayakan.

Sementara langkah yang diambil oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polres Cirebon Kota, melalui Kepala Desa Kalisapu, Suhana, mengapresiasi langkah petugas kepolisian yang dengan sigap merespon atas penemuan benda yang diduga mortir aktip tersebut dengan cara melakukan pemusnahan demi keamanan warga.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan benda benda mencurigakan, salah satunya benda yang mirip mortir tersebut,” tuturnya.(Iskandar)