Usai Lebaran, Tumpukan Sampah Melonjak 30 Persen

0
18
ILUSTRASI tumpukan sampah di jalan raya.* Dok/KC

KABARCIREBON,- Volume sampah di wilayah Kabupaten Cirebon mengalami peningkatan drastis usai perayaan Idulfitri tahun 2022. Peningkatan debit sampah diperkirakan mencapai 30 persen dari yang biasa hanya 1.230 ton per harinya.  Hal itu ditengarai menyusul meningkatnya jumlah pemudik ke Kabupaten Cirebon.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono, menyebutkan, kenaikan debit sampah  usai perayaan Lebaran di Kabupaten Cirebon berada dikisaran angka 30 persen. Salah satu indikatornya, dimungkinkan karena meningkatnya jumlah pemudik.

“Ada kenaikan debit sampah sebesar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ketika kami tangani setelah Lebaran, yang masih menumpuk sekitar 10 persen dari jumlah sampah normal,” kata Fitroh, Selasa (10/5/2022).

Menurut Fitroh, sebelumnya penumpukan debit sampah di Kabupaten Cirebon sebanyak 1.230 ton per hari. Namun setelah lebaran ini, jumlah sampah meningkat drastis hingga sekitar 30 persen. Dari jumlah tersebut, rata-rata penumpukannya terjadi di TPS liar di sepanjang jalur utama, baik jalan nasional, provinsi maupun kabupaten.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab banyaknya tumpukan sampah liar tersebut ialah karena minimnya sosialisasi di tingkat kecamatan dan desa. Terlebih lagi, kendaraan pengangkut sampah yang dimiliki DLH belum bisa dikatakan ideal karena hanya berjumlah 39 armada.

Jumlah armada tersebut hanya bisa mengangkut sampah dua kali dalam sehari. “Idealnya jumlah kendaraan pengangkut sampah di setiap kecamatan itu minimal dua unit kendaraan,” terangnya.

Selain kekurangan jumlah armada pengangkut sampah, lanjut Fitroh, kendaraan pengangkut sampah yang ada pun sudah tergolong tua dan minim peremajaan pada setiap tahunnya. “Awal Juni nanti kami akan mengajukan penambahan armada sebanyak 15 unit. Kami optimistis penambahan armada akan direalisasikan,” tukasnya.

Karena itu, Fitroh mengakui tumpukan sampah pada TPS liar tersebut belum tertangani. Namun, ia memastikan dalam satu minggu ke depan tumpukan sampah liar akan diangkut para pekerja DLH.

“Setelah itu akan normal kembali dengan mengerahkan seluruh pekerja meskipun tidak ada penambahan pengangkutan sampah,” paparnya.(Mamat)