Bupati: Perantau Pasti Pangling
dengan Wajah Kuningan

0
16
Bupati Kuningan Acep Purnama.*
Bupati Kuningan Acep Purnama.*

KABARCIREBON.- Meski dalam kondisi pandemi Covid-19 dan anggaran daerah yang direfocusing untuk penanganan penekanan virus Corona tetapi dengan konsep kolaborasi dan kerjasama yang baik, Pemeritah Kabupaten Kuningan masih bisa membangun. Dan perantau yang mudik di lebaran Idulfitri 1443 Hijriah, dipastikan pangling dengan perubahan pembangunan.
“Perantau pasti pangling dengan wajah Kuningan yang telah berubah,” ucap Bupati Kuningan, H. Acep Purnama, Senin (9/5/2022).
Ia mengemukakan, dengan segala kekurangan yang ada, Pemerintah Kabupaten Kuningan mempersembahkan hasil pembangunan selama ini untuk dinikmati sekaligus dimanfaatkan oleh segenap warga baik yang tinggal di perkotaan maupun perdesaan termasuk para perantau pituin.
Sementara itu, paling bisa dilihat dari dekat saat ini adalah wajah taman kota (eks Kuningan Plaza) dan fasad Masjid Agung Syiarul Islam yang telah dipercantik karena sekarang, ruang terbuka kota terkesan lebih luas.
Begitu juga bila mengunjungi obyek wisata Waduk Darma di Kecamatan Darma. Di lokasi tersebut akan dirasakan suasana berbeda, sebab ada penataan taman yang lebih aman, sehat, rindah dan indah (ASRI).
Khusus bagi pemudik yang datang dari arah Cirebon, sudah mencoba mulusnya jalan lingkar timur utara yang telah difungsionalkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.
Sedikit bergeser ke Kuningan wilayah timur, warga atau pun perantau dapat melihat Waduk Kuningan yang sudah terisi penuh air. Keberadaan mega proyek bendungan yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tersebut segera dirasakan manfaatnya oleh petani di wilayah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah.
Sedangkan rencana ke depan, dengan anggaran dari pemerintah pusat, akan dibangun jalan lingkar timur selatan yang menghubungkan Desa Ancaran, Kecamatan Kuningan ke Desa Kadugede Kecamatan Kadugede.
Jalur ini akan melintasi tiga kecamatan yang meliputi Desa Kertawangunan, Desa Kaduagung, Desa Sindangsari, Desa Ancaran, Desa Karangtawang, Kelurahan Winduhaji, Kelurahan Citangtu, Desa Cibinuang, Desa Cikopo dan Desa Windujanten.
“Mega proyek ini akan tuntas pada tahun 2024 mendatang sehingga mohon doa restu sekaligus dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Di samping hasil pembangunan, di masa pandemi Covid-19 tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga masih mampu mengukir prestasi gemilang. Di antaranya, penghargaan Bupati Peduli Penyiaran, mempertahankan prestasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama tingkat nasional, penghargaan Lencana Darma Bhakti.
Berikutnya, walau badai pandemi Covid-19 menghantam berbagai sektor kehidupan masyarakat tetapi masih mampu mempertahankan angka lanjut pertumbuhan ekonomi (LPE) tetap positif karena didukung sektor pertanian dan para petani yang terus produktif.
“Konsep kolaborasi dan kerjasama menjadi obat mujarab dalam menghadapi pandemi Covid-19. Bahkan, paling logis dalam memulihkan ekonomi masyarakat,” tandasnya.(Yan/KC)