Jaga Kesehatan dengan Booster, Mudik Aman, Sehat, Pulang Kampung Lebih Nyaman

0
25

Oleh  dr. Hj. Susi Lusiyanti, M.M.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan

Lebaran sudah di depan mata, tiket mudik sudah di tangan. Kabar baik karena tahun ini masyarakat boleh mudik lebaran, pulang kampung bertemu keluarga adalah momen yang paling dinanti. Tradisi mudik dilakukan mayoritas penduduk Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri. Mudik menjadi waktu yang sangat dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga besar.

Dua tahun  berlalu, antusiasme kita merayakan budaya  khas lebaran terhalang karena  kondisi pandemi COVID-19. Tahun ini, akhirnya, kali pertama kita bisa melaksanakan mudik kembali. Antusiasme yang cukup besar ini tidak boleh membuat kita lengah untuk tetap  memastikan keselamatan diri.

Yang perlu kita ingat ialah pandemi COVID-19 masih belum berakhir. Salah satu poin yang harus  kita tekankan ialah kondisi kesehatan di negeri kita terus  membaik, memastikan angka kasus COVID-19 terus  menurun, bahkan  bisa lebih rendah  selepas Lebaran nanti.

Pemerintah berkomitmen mengutamakan keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 H, baik dari segi keselamatan perjalanan juga terbebas dari penularan COVID-19. Oleh karenanya, arahan agar pelaksanaan vaksinasi, terutama untuk dosis kedua dan dosis penguat atau  booster, dilaksanakan dengan sungguh-sungguh terutama oleh masyarakat yang berencana mudik. Termasuk menyoal protokol kesehatan 3M yang ketat oleh masyarakat terhadap berbagai kegiatan yang memungkinkan terjadinya penularan selama momen lebaran.

Diharapakan dalam pelaksanaan perjalanan mudik kali ini berjalan baik dan tidak menimbulkan risiko-risiko yang tidak perlu sehingga masyarakat bisa mudik dengan sehat dan selamat sampai tujuan.

Sudah bersiap mudik apa belum?.

Mudik kali ini sangat spesial karena masih pandemi. Oleh karena itu persiapan harus dilakukan sebelum berangkat. Pastikan kita semua sudah vaksinasi booster dan tetap disiplin masker. Keduanya sangat penting agar bisa menjalani mudik aman, mudik sehat. Tapi, tetap harus memenuhi beberapa syarat  agar kita semua tetap sehat dan bisa mudik dengan aman, jadi bisa bersilaturahmi dengan handai tolan  di kampung halaman dengan aman dan nyaman.

Semua orang boleh mudik dengan syarat menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta telah mendapatkan dua kali vaksinasi dan satu kali booster.

Namun  bila calon pemudik belum mendapatkan vaksinasi booster, maka  wajib memenuhi syarat-syarat berikut :

Bila telah menerima vaksin dosis  kedua  tetapi belum menerima vaksin booster, maka  wajib memiliki hasil negatif  testing antigen 1×24 jam, atau  PCR 3×24 jam.

Bila baru menerima vaksin dosis pertama, maka  wajib memiliki hasil negatif  testing PCR 3×24 jam.

Bila tidak dapat vaksinasi karena kondisi Kesehatan khusus/penyakit komorbid, maka  wajib menunjukkan hasil negatif  tes PCR 3×24 jam dan melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah  Sakit Pemerintah bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pemudik  usia 6-17 tahun  dan telah menerima vaksin dosis kedua  tidak wajib menunjukkan hasil negatif  testing antigen atau PCR, tetapi wajib melampirkan kartu/sertifikat vaksin dosis kedua.

Sedangkan bagi pemudik  anak-anak di bawah usia 6 tahun  tidak perlu testing, namun harus didampingi pendamping yang memenuhi syarat perjalanan.

Pemudik  yang tidak dapat vaksinasi karena kondisi Kesehatan khusus/penyakit komorbid, wajib menunjukkan hasil negatif  tes. Wajib menerapkan protokol Kesehatan 3M secara ketat.

Siapa yang rencana lebaran di Kampung? Jangan lupa mempersiapkan diri ikut vaksinasi booster. Pulang Kampung bertemu keluarga, dengan booster aman terjaga.

Buat yang lagi pada siap-siap mudik, ayo segerakan vaskinasi booster dan jangan lupa memakai masker.

Sebelum mudik, segera vaksinasi booster ya agar mudik bisa santuy, jangan lupa disiplin protokol kesehatan

Lindungi diri dan orang lain yang dikasih dengan vaksinasi

Mari kita mudik nyaman agar keluarga aman, jangan kendor ayo tetap lakukan protokol kesehatan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan menyiapkan Sumber daya Manusia (SDM) kesehatan beserta  peralatan kesehatan, obat – obatan di 7 titik posko gabungan di jalur mudik dan balik di Kuningan, terdiri :

Pos terpadu Taman Kota (Gerai Vaksin)

Pos terpadu Pam Tugu Ikan Sampora (Gerai Vaksin)

Pos Pam Bojong Cilimus (Gerai Vaksin)

Pos Pelayanan Terminal Kertawangunan (Gerai Vaksin)

Pos Pam terminal Ciawigwbang (Gerai Vaksin)

Pos Pam Tugu Sajati Jalan Baru

Pos Pam Cipasung

Dinas Kesehatan kabupaten Kuningan, menghimbau kepada UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kuningan untuk melakukan langkah – langkah sebagai berikut :

Meningkatkan promosi kesehatan dan pemantauan penerapan protokol kesehatan terkait COVID-19 di semua tatanan kehidupan masyarakat.

Menyiagakan fasilitas kesehatan dan pos kesehatan tanggal 25 April 2022 s.d 08 Mei 2022. Untuk Puskesmas jalur utama, Poned dan Puskesmas Perawatan agar siaga selama 24 jam. Sedangkan Puskesmas jalur arteri siaga s/d pkl 18.00 WIB dan on call untuk malam hari.

Penyiapan tim gawat darurat dan evakuasi medis di Puskesmas untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan kondisi darurat lainnya serta fasilitas transportasi dari dan ke lokasi kecelakan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melakukan pemantauan bersama dengan lintas sektor terkait kesiapan tempat – tempat ibadah dan tempat umum lainnya dalam penerapan protokol kesehatan.

Berkoordinasi dengan lintas sektor untuk ,melakukan testing, tracing dan treatment kepada pelaku perjalanan termasul menyediakan tempat isolasi pada penemuan kasus positif COVID-19,

Menyiapkan posko vaksinasi COVID-19 yang dapat diakses dengan mudah oleh pelaku perjalanan.

Menyiapkan mitigasi kejadian luar biasa (KLB) yang mungkin terjadi pada masa mudik/balik dan libur hari raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022.

Pergi pulang sehat, aman dan selamat.  Masyarakt yang mudik  dan nanti berkumpul bersama keluarga saat lebaran untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai air sabun/handsanitizer.

#mudiksehatselamat