Porprov Jabar XIV Bisa Digelar dengan Sayarat Covid Melandai

0
54
KETUA KONI Kota Cirebon, Hj. Wati Musilawati, SH.*

CIREBON, (KC Online).-

Menghadapi persiapan Porprov Jabar XIV pada November mendatang, dewan Kota Cirebon beserta dinas terkait terus melakukan komunikasi dan koordinasi untuk melihat kesiapannya, terutama pada soal anggaran. Seperti diketahui, tiga dari daerah yang akan ditunjuk Porprov Jabar XIV adalah Kota Cirebon.

Menanggapi hal itu, Ketua KONI Kota Cirebon, Hj. Wati Musilawati menandaskan, sesuai dengan hasil rapat KONI Jabar, Dispora Jabar dan Pemprov Jabar akan mengusulkan kepada gubernur mengenai penyelenggaraan Porprov untuk dilaksanakan pada November 2022.

“Ini baru usulan hasil rapat ke gubernur dengan syarat kondisi Covid-19 melandai dan ketersediaan anggaran Pemprov Jabar dan dari masing-masing daerah. Namun hingga saat ini gubernur belum menerbitkan SK penetapan pelaksanaan Porprov Jabar XIV,” ujar Wati, Jumat (21/1/2022).

Menurut Wati, KONI Kota Cirebon sudah koordinasi dengan Kadispra dan sekda serta sudah melayangkan surat resmi ke KONI Jabar terkait kondisi keuangan Pemda Kota Cirebon sehingga memberi saran agar pelaksanaan Porprov diundur tahun 2023. Tetapi apabila tetap akan dilaksanakan tahun 2022, maka KONI hanya bisa mengirimkan kontingen sebagai peserta dan hanya bisa menyelenggarakan sebagai tuan rumah untuk dua cabor saja dari enam yang diminta KONI Jabar.

“Kedua cabor tersebut adalah panahan dan tarung derajat, itu pun hanya sebagai tuan rumah untuk sarana, sedangkan pembiayaan pelaksanaan diserahkan kepada Pemprov Jabar,” jelas Wati.

Intinya, lanjut Wati, KONI Kota Cirebon akan patuh dan menyesuaikan pada kondisi keuangan daerah. Namun pihaknya berharap ada solusi apabila tetap akan dilaksanakan pada November 2022. “Artinya, kami sudah menyampaiakan kesulitan keuangan Pemda Kota Cirebon dalam rapat kerja KONI Jabar pada Desember 2021 kemarin,” tambahnya.

Dalam perkembangan yang sama, rencana Kota Cirebon sebagai tuan rumah Porprov Jawa Barat XIV masih menunggu keputusan gubernur. Di lain sisi, Pemda Kota Cirebon dan Komisi III DPRD tengah membahas kesiapan daerah sebagai satu dari tiga daerah penyelenggara Porprov 2022 pada November mendatang.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, dr. Tresnawaty menjelaskan, rapat kerja bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tersebut membahas kesiapan anggaran dan kesiapan kontingen yang akan diikutsertakan pada gelaran olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.

Menurutnya, di tengah situasi pandemi seperti ini, menjadi tuan rumah penyelenggara Porprov 2022 tidak menguntungkan Kota Cirebon secara anggaran. Sebab, pemprov menganjurkan pembiayaan bersama untuk penyelenggaraan Porprov Jabar dengan proporsi 80 persen dari penyelenggara dan 20 persen dari pemprov.

“Porprov 2022 ini akan dilaksanakan November, dengan catatan pendapatan daerah meningkat dan angka kasus Covid-19 turun. Kota Cirebon mau jadi tuan rumah agak berat sih, kalau harus 20 persen pemprov dan 80 pemda. Karena ini kan hajatnya pemprov,” ujar Tresna seusai rapat di Ruang Serba Guna Gedung DPRD, Jumat (21/1/2022).

Senada disampaikan anggota Komisi III, Andi Riyanto Lie. Ia menyampaikan, di masa pandemi ini tidak menguntungkan untuk menyelenggarakan kegiatan olahraga. Kota Cirebon ditunjuk sebagai tuan rumah, akan tetapi tidak diuntungkan secara anggaran. Dia mengingatkan, keterlibatan Kota Cirebon sebagai tuan rumah jangan sampai membebani APBD yang berimplikasi pada kebutuhan dasar masyarakat. Seperti anggaran kesehatan dan pendidikan.

“Jangan sampai ini hajatnya pemprov, tapi segala pembiayaan dan penyediaan dukungan sistem pelaksanaan diserahkan ke pemerintah daerah semua,” tutur pria yang juga wakil ketua KONI Kota Cirebon tersebut.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Cirebon, Sutikno mengatakan, terkait persiapan Porprov pada November 2022 akan dilaksanakan dengan catatan kondisi pendapat pemprov dan Pemda Kota Cirebon meningkat dan laju Covid-19 turun.

Menurut dia, Pemda Kota Cirebon juga masih menunggu revisi SK gubernur tentang daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara Porprov XIV. SK gubernur pada 2019 menunjuk tiga daerah sebagai tuan rumah, yaitu, Kabupaten Bandung Barat, Subang dan Tasikmalaya.

“Dalam perjalanannya, awal pandemi 2020, Tasikmalaya mundur karena tidak siap menjadi tuan rumah. SK ini sedang direvisi gubernur. Provinsi juga belum menganggarkan untuk porprov. Anggaran itu dilakukan pada APBD perubahan,” jelasnya.(Iskandar)