Harga Minyak Goreng di Sejumlah Pasar Cirebon Belum Turun

0
43

CIREBON, (KC Online).-

Harga komoditas minyak goreng di sejumlah pasar di wilayah Cirebon masih belum berangsur menurun. Berdasarkan  pantuan KC, Kamis (20/1/2022), di pasaran harga minyak goreng masih berada di kisaran Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per kilogramnya.

“Saat ini saya masih menjual minyak dengan stok lama. Karena, kalau stok baru itu jelas harganya akan lebih mahal. Untuk minyak goreng curah  misalnya, saya menjualnya ke konsumen dengan harga Rp 20 ribu per kilogram,” imbuh Dedi, seorang pedagang minyak gorang curah di Pasar Jagasatsu Kota Cirebon.

Sedangkan untuk minyak goreng dalam kemasan, Dedi mengaku hanya menjual ukuran 2 liter merek tertentu dengan kisaran harga antara Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu.
“Sebenarnya dengan kondisi belum turunnya harga minyak di pasaran dapat membuat sepi penjualan kami. Selain itu, kasihan juga kan masyarakat,” tuturnya.

Ungkapan senada juga dikatakan pedagang lainnya, Sholeh. Menurutnya, dirinya masih menjual minyak goreng dengan harga lama.

“Ini masih  merupakan stok lama. Kalau stok baru pasti harganya akan lebih mahal,” ujarnya.

Sholeh mengatakan, untuk minyak goreng kemasan 1 liter ia masih bisa menjual dengan harga Rp 18 ribuan. 

“Kami menjualnya dalam bentuk kemasan. Karena konsumen lebih memilih kemasan,” tuturnya. 

Untuk penjualan minyak goreng, Sholeh mengaku sejak kenaikan harga yang sangat tinggi penjualannya juga berkurang. Karenanya  Sholeh mengaku senang kalau harga minyak goreng bisa diturunkan pemerintah. 

“Yah tentunya untuk penjualan bisa naik lagi kan,” imbuhnya.

Sementara mengenai keputusan pemerintah yang akan menetapkan kebijakan satu harga untuk minyak goreng, baik Dedi maupun Sholeh menyambut baik.

“Harga sekarang terlalu mahal, pelanggan ngeluh semua,”  ucapnya. 

Pihaknya juga sangat berharap untuk harga minyak goreng yang dijual di kiosnya bisa kembali menurun. Dengan demikian, masyarakat bisa kembali membeli minyak goreng.

“Ini juga kan nantinya bisa menaikkan omset jualan para pedagannya,” tambahnya.

Sementara Isnaeni, seorang pembeli mengaku baru saja membeli minyak goreng satu liter seharga Rp 19 ribu.

“Iyah kalau bisa harga minyak goreng diturunkanlah. Karena, untuk sekarang ini harganya mahal,” tambahnya.

Sebelumnya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon menggelar Oprasi Pasar Murah (OPM) beberapa komoditas kebutuhan masyarakat dalam mengendalikan laju inflasi di pusatkan di lantai 3 Pusat Grosir Cirebon (PGC), Selasa – Kamis (18-20/1/2022).

Sedikitnya 25 ribu liter minyak goreng dengan harga Rp 14 ribuan  per liternya digelontorkan dalam kegiatan OPM tersebut.

“Ini sebagai upaya Kementerian Perdagangan mengintervensi kenaikan harga beberapa komoditas kebutuhan di pasaran. Terutama, untuk komoditas minyak goreng dengan penyediaan sedikitnya ada 25 ribu liter didistribusikan dalam kegiatan OPM ini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi di sela kegiatan.(Epih)