Pemkab Bangun 2.100 Sambungan Air Bersih

0
43

MAJALENGKA, (KC).-
Pemerintah Kabupaten Majalengka berikan bantuan penyambungan air bersih sebanyak 2.100 sambungan kepada masyarakat berpenghasilan rendah di tiga kecamatan masing-masing, Kecamatan Jatitujuh, Kertajati dan Ligung, Selasa (18/1/2022).
Menurut keterangan Bupati Majalengka Karna Sobahi, bantuan diberikan sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik dan juga meringankan beban masyarakat dalam penyaluran air bersih.
Program hibah air bersih ini kerjasama antara Pemkab Majalengka dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Majalengka dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah.
Disampaikan bupati, bantuan program penyambungan air bersih difokuskan di wilayah utara Majalengka. Karena, wilayah Utara paling sulit untuk mendapatkan air bersih terutama di saat musim kemarau. Sebaliknya, wilayah selatan Majalengka, air bersih relatif banyak karena tersedia mata air.
“Program ini adalah program tahun 2021. Di Kecamatan Jatitujuh, ada sembilan desa dengan jumlah sambungan ke rumah penerima manfaat sebanyak 631 sambungan. Kemudian Kecamatan Kertajati, ada enam desa dengan jumlah sambungan atau penerima manfaat sebanyak 828 sambungan dan Kecamatan Ligung ada sembilan desa dengan jumlah penerima manfaat 641 keluarga,” ungkap Bupati Karna.
Bupati mempertegas, pemberian hibah air bersih tersebut hanya biaya pemasangan atau penyambungan. Sedangkan pemakaian air, masyarakat tetap diwajibkan untuk membayar setiap bulan yang nilai pembayarannya tergantung pemakaian masing-masing pelanggan.
Lewat program bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di tiga kecamatan penerima manfaat. Dengan teralirnya air bersih, akan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Saya berharap dalam penggunaan air bersih ini bisa seefektif dan seefisien mungkin. Air tetap haris dihemat,” katanya.
Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bhakti Raharja Elina Lukitasari mengatakan, bantuan gratis penyambungan ini merupakan program peningkatan akses air minum yang layak melalui pemasangan sambungan rumah yang dibiayai terlebih dahulu melalui penyertaan Modal Pemerintah Daerah (MPD). Program MBR yang dilaunching merupakan program tahun anggaran 2021.(Tati/KC)