Aktivitas Warga Terhambat dan Rawan Kecelakaan, Jalan Blender-Sumurkondang Rusak Parah

10

KARANGWARENG, (KC Online).- Kerusakan jalan antara Desa Blender hingga Desa Sumurkondang Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon sangat memprihatikan. Terlihat, jalan tersebut berbatu dan berlubang.

Menurut warga Desa Sumurkondang, Wardi, kondisi jalan yang rusak itu sangat berdampak pada aktivitas masyarakat dan semakin parah saat penghujan. Bahkan usai hujan, terjadi genangan air yang mengakibatkan kesulitan untuk transportasi.

“Diharapkan adanya perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk perbaiki jalan yang rusak tersebut,” harapnya, Jumat (14/1/2022).

Senada dikatakan warga lainnya, Kajol. Kondisi jalan berlubang dan digenangi air usai hujan, membuat kesulitan beraktivitas. “Jalan tersebut akses utama masyarakat dan petani sehingga perlu untuk segera diperbaiki,” imbuhnya.

Kuwu Sumurkondang, Heriyanto mengungkapkan, jalan rusak tersebut merupakan kewenangan kabupaten dan akses jalan penghubung antar desa, sehingga sangat vital bagi masyarakat dan petani. “Memang, beberapa waktu lalu ada perbaikan jalan namun tidak seluruhnya. Sehingga, masih panjang yang belum dilakukan perbaikan yakni sekitar satu kilometer meter,” ungkapnya.

Kuwu dua periode ini menjelaskan, kondisi jalan yang baik menjadi dambaan masyarakat dan petani, tapi bila berlubang dan terjadi genangan air, akan membahayakan pengguna jalan. “Penghujan sangat berdampak pada kerusakan jalan yang lebih parah, maka alangkah baiknya tahun ini dilanjutkan kembali perbaikan jalan Blender-Sumurkondang,” ujarnya.

Dirinya mengharapkan, Dinas PUPR kembali melanjutkan perbaikan jalan tersebut. “Semoga, tahun dapat direalisasikan perbaikan jalan yang rusak tersebut,” harap pria yang biasa dipanggil Bang Her.

Serupa yang terjadi jalan kabupaten, antara Desa Cisaat-Cikulak Kecamatan Waled. Jalur alternatif Jawa Barat-Jawa Tengah tersebut rusak parah, sehingga rawan kecelakaan.

Kuwu Desa Cisaat, Toto Suharto memaparkan, kondisi jalan berlubang sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Bahkan, rawan kecelakaan. Sudah sekitar 1 tahun jalan tersebut rusak dan makin parah, ketika penghujan. Hampir setiap pekan pengendara motor terjatuh ketika melintasi jalan tersebut.

“Maka, perlu adanya perhatian serius dari pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan tersebut,” ungkapnya.

Toto menambahkan, kerusakan jalan mulai desa ini hingga desa tetangga (Desa Cibogo,red) sekitar lima ratus meter dan pihak desa sudah melaporkan ke pihak kabupaten, akan tetapi hingga sekarang belum realisasi.

“Diharapkan, tahun ini realisasi perbaikan jalan tersebut guna kenyamanan pengendara. Mengingat jalan tersebut merupakan alternatif ke Jawa Tengah,” imbuhnya.(Supra)