Tanpa PPnBM, Pasar Kendaraan di Cirebon Tetap Terkerek Naik

12

CIREBON, (KC Online).

Sampai dengan berjalannya awal tahun 2022 ini, pemerintah masih belum memperpanjang kebijakan diskon PPnBM. Padahal, kebijakan ini sangat dinanti kalangan konsumen. Pada tahun sebelumnya diskon PPnBM ini telah cukup efektif mendongkrak penjualan mobil baru.

Branch Manager PT Astra Daihatsu Cabang Cirebon Vincentius Allen Budiono mengatakan, belum diperpanjangnya PPnBM pada tahun 2022 ini telah menahan konsumen untuk membeli mobil baru.

“Sebelumnya dari sebagian konsumen masih menunggu penetapan daftar harga (pricelist). Namun, bukan berarti membatalkan pembelian kendaraan baru,” tutur Allen Budiono kepada KC, Jumat (14/1/2022).

Lebih lanjut Allen mengungkapkan, pada awal tahun ini pihaknya masih menetapkan kebijakan untuk penjualan kendaraannya.

“Terutama untuk mobil produksi Ttahun 2022, kami masih memberi sepesial harga bagi konsumen kami,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya lagi, untuk mobil produksi tahun 2022 ini telah ada penyesuaian. Penyesuaiannya sendiri pada kisaran antara Rp 10 jutaan hingga Rp 30 jutaan.

“Meski sempat sedikit terkoreksi 17 persen menurun. Akan tetapi, kami meyakini bila kondisi ini hanya akan berlangsung sesaat. Begitu juga bila dilihat pada beberapa varian kendaraan kami yang saat ini dari sisi permintaan konsumen itu telah kembali merangkak naik,” tukasnya.

Sebelumnya, Branch Manager Rejeki Toyota Cabang Cirebon,Tommy Tansil mengatakan, meski pada awal tahun 2022 pemerintah tidak lagi memperpanjang PPnBM 0 persen. Namun pihaknya meyakini jika market kendaraan secara umumnya akan terus bergerak.

“Kami berharap saat menjelang hari raya Idul Fitri mendatang market kendaraan roda empat mengalami pertumbuhan, meski sekarang ini ada kecendrungan sedikit merasa kaget. Namun, kami masih tetap optimistis market kendaraan sepanjang tahun ini masih bisa bergerak,” paparnya.(Epih)