Akhir 2023-2024, Sekda Berpeluang Isi Kekosongan Masa Jabatan Bupati

18

KUNINGAN, (KC Online).-
Pasangan Bupati H. Acep Purnama dan Wakil Bupati H.M. Ridho Suganda lengser pada tanggal 4 Desember 2023 karena habis masa jabatannya. Sementara, pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak digelar tanggal 27 November 2024.
Maka akan terjadi kekosongan masa jabatan bupati hampir satu tahun. Terkain kekosongan masa jabatan bupati, akan diisi oleh pelaksana tugas (plt) dari pejabat pembina tingkat madya.
Sedangkan untuk di Kabupaten Kuningan sendiri, pejabat tingkat madya, hanyalah Sekretaris Daerah (Sekda) H. Dian Rachmat Yanuar saja. Namun hal itu tidak menjamin yang bersangkutan menduduki posisi strategis tersebut karena kebijakan penunjukan plt akan dilakukan gubernur.
“Seperti di daerah-daerah lain, biasanya yang menjadi plt untuk mengisi sementara kekosongan jabatan bupati adalah para pejabat madya dari provinsi. Namun mengenai siapa orangnya, akan ditunjuk oleh gubernur sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda, Rusmiadi, Kamis (13/1/2022).
Ia mengemukakan, berdasarkan data, lanjut mantan Camat Cidahu, H. Acep Purnama sudah dua kali dilantik menjadi Bupati Kuningan. Karena yang pertama, melanjutkan sisa masa jabatan bupati periode 2013-2018 akibat bupati sebelumnya, Hj. Utje Ch Suganda meninggal dunia pada tanggal 7 April 2016.
Sehingga selang beberapa bulan, ia dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan di Gedung Sate Bandung. Pelantikan itu sendiri mengacu pada Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 131.32-4994 tanggal 1 Juni 2016 tentang Pemberhentian Bupati Kuningan.
Serta SK Mendagri RI Nomor 131.32-4995 tentang Pengangkatan H. Acep Purnama sebagai Bupati Kuningan dan pemberhentian H. Acep Purnama dari jabatan Wakil Bupati Kuningan.
Kemudian, H. Acep Purnama kembali dilantik menjadi Bupati Kuningan periode 2018-2023 berpasangan dengan Wakil Bupati H.M. Ridho Suganda setelah pada pilkada serentak sebelumnya, menang telak melawan rival calon bupati lainnya.
Disinggung, apakah di periode pertama atau melanjutkan sisa jabatan bupati, H. Acep Purnama sudah mencapai 2,5 tahun, Rusmiadi menyarankan agar hal itu ditanyakan langsung ke Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Asep Z. Fauzi yang lebih mengetahui hal tersebut.
Namun, apabila mengacu pada SK Kemendagri RI, maka kepemimpinan Bupati H. Acep Purnama di periode melanjutkan pertama, mencapai 2 tahun 6 bulan. Akan tetapi, hal itu akan dikonsultasikan dulu kepada Kemendagri RI, apakah sudah masuk satu periode jabatan bupati atau belum.(Yan/KC)