Vaksinasi Ditargetkan Capai 75 Persen pada Akhir Tahun

12
Tati/KC KAPOLDA Jawa Barat, Irjen Pol Suntana tengah meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Kamis (25/11/2021).*

MAJALENGKA, (KC Online).-

Capaian vaksinasi pada akhir Desember 2021 diharapkan sudah bisa mencapai 75 persen. Agar status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. (PPKM) bisa turun ke level 1 dan kegiatan ekonomi masyarakat juga bisa berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Suntana pada saat monitoring pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Rajagaluh, Kamis (25/11/2021). Pada kegiatan tersebut, Kapolda disertai Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Edwin Affandi, Dandim 0617 Majalengka Let Kol Inf Andik Siswanto serta unsur  Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten lainnya dan sejumlah pejabat Pemda.

Menurutnya, target vaksinasi sebesar 75 persen tersebut merupakan batas minimal untuk meningkatkan kekebalan tubuh kelompok. Selain itu, penurunan level PPKM pun sangat bergantung pada jumlah pencapaian vaksinasi. Sekaligus kondisi ini juga akan berpengaruh pada pergerakan ekonomi masyarakat.

“Vaksinasi ini ingin menaikan imunitas kelompok masyarakat. Ketika imunitas naik, bagus maka aktivitas bisa normal kembali seperti sebelumnya dan pergerakan ekonomi masyarakat akan kembali membaik,” katanya.

Ia mengungkapkan,  di Kabupaten Majalengka jumlah kasus Covid-19 kini semakin sedikit, seiring dengan adanya kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan. Mulai dari disiplin memakai masker setiap saat, mencuci tangan dengan sabun hingga tetap menjaga jarak batas aman.

“Kalau pencapaian vaksin sudah 75 persen dan perkembangan kasus terus minim, mungkin PPKM bisa turun ke level 1,” ujarnya.

Pada kegiatan tersebut,   dilakukan vaksinasi terhadap 1.500 orang sasaran, yang dilakukan oleh beberapa kelompok vaksinator. Kemudian Kapolda juga memberikan 300 paket sembako kepada keluarga kurang mampu.

Sementara itu, total cakupan vaksinasi untuk remaja telah mencapai 94 persen untuk dosis 1 atau sebanyak 117.621 dosis dan dosis 2 sebesar 64 persen atau 81.056 dosis. Begitu pula dengan kelompok lansia, yang terus meningkat hingga kini telah mencapai 62 persen atau sebanyak 65.283 untuk dosis 1 dan dosis 2 sebesar  17 persen atau 21.085 orang.(Tati)