Kuningan Raih 3 Penghagaan Bergengsi Tingkat Jabar

13

CIREBON, (KC Online).-

Dalam kurun waktu yang sama, Pemerintah Kabupaten Kuningan meraih tiga penghargaan bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang diumumkan langsung dalam kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Kebun Raya Kuningan (KRK), Kamis (25/11/2021).

Pemberian ketiga penghargaan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar terhadap Pemkab Kuningan itu, yakni kategori Raksa Prasada Sekolah Berbudaya Lingkungan/Adiwiyata tingkat provinsi, kategori individu /masyarakat peduli lingkungkungan bagi Kades Cibuntu H Awam dan kategori kabupaten penyusun dokumen informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah(DIKPLHD) tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sekretaris Daerah (Sekda), H Dian Rachmat Yanuar mengatakan, Kabupaten Kuningan telah berkomitmen menjadi kabupaten konservasi dengan salah satu bukti nyata melalui pembangunan KRK sesuai dengan arah kebijakan pembangunan konservasi yang menitikberatkan pada pemanfaatan sumberdaya alam secara lestari dan berkelanjutan.

KRK ini mempunyai potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu tujuan ekowisata dengan tema wisata alam yang menjual ilmu pengetahuan dan filsafat lokal atau filsafat ekosistem dan sosiosistem.

“Penyelenggaraan kegiatan hari ulang tahun KRK ke-6 ini bertujuan, untuk menyadarkan semua pihak agar dapat ikut bertanggung jawab dalam merawat alam sekaligus menjadi pelopor perubahan dan penyelamat alam dan lingkungan hidup. Mari kita jadikan momentum peringatan hari ulang tahun ini untuk memposisikan bahwa kawasan konservasi sebagai modal utama menuju masyarakat sejahtera dan berkelanjutan,” ujar Dian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kuningan Wawan Setiawan, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Tata Kelola Lingkungan Sofyan Pamungkas mengatakan, atas raihan penghargaan tersebut pihaknya mengucapkan terima kasih kepada UPTD KRK atas inisiatifnya dalam upaya mengingatkan kembali masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan peduli terhadap pentingnya konservasi alam di Kabupaten Kuningan.

“Kegiatan ini memiliki tujuan yakni untuk menyadarkan semua pihak agar ikut serta bertanggung jawab merawat alam sekaligus menjadi pelopor perubahan dan penyelamat alam dan lingkungan hidup,” ujar Wawan.

Kegiatan HUT ke-6 KRK yang dikemas dalam Festival Kebun Raya Kuningan ini bertema “KUNINGAN MENEMBUS BATAS”, dan ditandai berbagai kegiatan. Antara lain, tasyakuran yang dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan unsur masyarakat serta gerakan penanaman 1.000 pohon, senam wisata dan mancing raya dan kegiatan lainnya.

Mantan Bupati Kuningan periode sebelumnya, H Aang Hamid Suganda mengatakan, keberadaan kebun raya ini hendaknya tetap terjaga, dipelihara dan dilestarikan. Keberadaan kebun raya ini sebagai aset Pemda Kuningan yang memiliki prospek ke depan yang dapat menghasilkan udara segar, juga sebagai tempat penelitian tentang berbagai tumbuhan. Kebun Raya Kuningan ini seluas 160 H, tergolong paling luas dibanding Kebun Raya Bogor.

“Kami berharap seluruh komponen yang ada di Kabupaten Kuningan, termasuk pemerintah daerah setempat hendaknya tetap konsisten dalam melestarikan kawasan kebun raya tersebut upaya mewujudkan keseimbangan ekositem, sehingga dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” pinta H Aang.(Emsul)