Untuk Transparansi, Wabup Setuju Nilai Peserta Open Bidding Diumumkan ke Publik

21
Yan/KC WAKIL Bupati Kuningan H M Ridho Suganda.*

KUNINGAN, (KC Online).-

Wakil Bupati (Wabup) Kuningan H.M. Ridho Suganda menyetujui jika nilai  seluruh peserta seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama melalui pelaksanaan  open bidding, diumumkan ke publik. Sehingga semua proses seleksi berlangsung secara transparan.

“Saya sempat berkomunikasi langsung dengan Assesor Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang merangkap sebagai Ketua Penguji Open Bidding Kabupaten Kuningan, Rita Kardinasari. Bahwa boleh-boleh saja, nilainya dibuka ke publik. Saya sendiri, sangat setuju supaya segala sesuatunya benar-benar transparan, tanpa ada yang ditutup-tutupi. Karena nantinya bisa mengundang kecurigaan,” kata  H M Ridho Suganda, Rabu (24/11/2021).

Menurutnya,  di era keterbukaan publik sekarang ini, masyarakat perlu tahu kemampuan calon-calon pemimpin satuan kerja erangkat daerah (SKPD), yang telah mengikuti tahapan seleksi dari mulai administrasi, penyusunan makalah, uji kompetensi, wawancara dan pemaparan.

Sehingga bisa diketahui tingkat kelayakannya menjadi pemimpin sesuai kemampuan yang dimiliki. Kemudian dalam penentuan pejabat terpilih oleh bupati, dari tiga besar yang akan diusulkan panitia seleksi pada 26 November 2021, didasarkan pada kinerja atau berkaitan dengan politik.

“Saya kira, semua pihak pun akan merespon dengan baik apabila nilai peserta open bidding tidak ditutup-tutupi. Karena keterbukaan informasi tersebut adalah bentuk transparansi untuk melahirkan calon kepala dinas/kepala badan atau staf ahli bupati yang benar-benar berkompeten,” ucapnya.

Sementara itu, Ridho mengaku dirinya diikutsertakan dalam pembahasan peserta open bidding terpilih, untuk mengisi posisi jabatan eselon II pada open bidding pertama dan kedua. Namun untuk penentuan calon pejabat eselon II  yang dipilih tidak. Karena dilakukan langsung oleh bupati.

 “Mungkin juga dalam pembahasan open bidding ketiga ini, saya akan dilibatkan. Tapi  tetap penentuan siapa yang layaknya, oleh Pak Bupati,” katanya.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menyebutkan, sesuai tahapan jadwal, pengusulan tiga besar akan dilakukan pada 26 November 2021. Kemudian untuk memilih peserta yang akan menduduki kursi jabatan eselon II yang kosong, merupakan kewenangan bupati.(Yan)