Salurkan Bantuan PMT, Baznas Peduli Penanganan Stunting

21
Emsul/KC KETUA Baznas Kabupaten Kuningan, HR Yayan Sofyan, menyalurkan bantuan pemberian makanan tambahan (PMT) dalam upaya penanggulangan stunting di Kelurahan Purwawinangun, Selasa (23/11/2021).*

KUNINGAN, (KC Online).-

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan  menyalurkan bantuan pemberian makanan tambahan (PMT), untuk penanganan balita gagal tumbuh (stunting), di Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, Selasa  (23/11/2021).  

Ketua Baznas Kabupaten Kuningan HR Yayan Sofyan, mengungkapkan, kegiatan ini merupakan komitmen Baznas dalam mendukung program pemerintah pusat dan daerah untuk penanganan stunting di Kabupaten Kuningan.

Ia menyebutkan, dalam aksi kemanusiaan tersebut diberikan  240 paket makanan tambahan, yang  berisikan biskuit, buah-buahan, susu, suplemen vitamin bayi, telur dan sebagainya, dengan keseluruhan bernilai Rp 26 juta.

“Alhamdulillah, program PMT ini dapat berjalan dengan lancar berkat para muzaki dan aghniya yang menitipkan hartanya atau zakat, infak dan sedekah (ZIS) melalui Baznas Kuningan,” katanya.

Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Agah Nugraha, mengatakan,   pemberian makanan tambahan ini sangat penting bagi pertumbuhan anak usia  1.000 hari pertama melahirkan. Sehingga Pemerintah Kabupaten Kuningan akan senantiasa bersinergi dalam penanganan stunting. Karena penanganan stunting ini bukan tanggung jawab lembaga tertentu saja, juga menuntut peran komponen masyarakat lainnya.

“Kami berterimakasih kepada Baznas dalam kerja sama upaya penanganan stunting di Kabupaten Kuningan. Mudah-mudahan angka stunting di Kabupaten Kuningan secara bertahap akan terus berkurang, dengan dukungan seluruh stakeholder terkait dalam penanganannya,” tuturnya.

Kepala Kelurahan Purwawinangun,  Eman Sulaeman, mengapresiasi upaya yang dilakukan  pemerintah daerah (Pemda) dan Baznas, yang sudah menaruh perhatian besar dalam upaya penanganan stunting di wilayahnya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda, Baznas dan Dinas Kesehatan dalam upaya penanganan stunting di Purwawinangun,”  ucapnya.(Emsul)