KKN GM Dorong Deklarasi RW GM Mengaji

15

CIREBON, (KC Online).-

Lokakarya KKN Gerakan Masyarakat (GM) Mengaji tingkat Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon digelar pada Kamis (14/10/2021), bertempat di aula kecamatan setempat.

Lokakarya yang dilaksanakan Korcam KKN GM Kecamatan Pekalipan tersebut berlangsung khidmat dan dinamis. Setiap peserta KKN GM dari masing-masing Kelurahan mempresentasikan kajian potensi keagamaan di masjid sasaran, mengidentifikasi masalah, serta merumuskan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang muncul di setiap masjid sasaran program.

Proses kegiatan KKN GM yang diinisiasi LP2M IAIN Syekh Nurjati Cirebon tersebut mendapatkan respon yang sangat positif, hal ini mengemuka pada sesi tanya jawab lokakarya.

Lurah Pulasaren, Diana Kholik menyatakan bahwa KKN GM Mengaji sangat direspon positif oleh warga masyarakat setempat. Ia mengaku merindukan hal seperti ini, yang sudah sejak lama terhenti di masjid-masjid, iapun mengusulkan agar setelah mahasiswa KKN GM selesai, pengajian jangan sampai bubar.

“Maka saya mengusulkan agar KKN GM Mengaji dideklarasikan di tiap RW, menjadi ‘RW Gemmar Mengaji’,” ujarnya.

Merespon harapan Lurah, Ahmad Yani, selaku penanggung jawab kegiatan KKN GM berjanji bahwa program ini akan berkelanjutan.

“Kami akan mengirim kembali mahasiswa peserta KKN GM pada tahun depan, sebelumnya kamipun telah bekerjasama dengan LPTQ Kota Cirebon untuk menyelenggarakan workshop penguatan calon guru ngaji penggerak dari masing-masing kelurahan yang akan melanjutkan Program GM Mengaji pasca penarikan mahasiswa,” tuturnya.

Pada sesi terakhir lokakarya, peserta KKN GM merumuskan rekomendasi internal dan eksternal yang akan diusulkan pada acara lokakarya KKN GM tingkat Kota Cirebon, antar lain tentang perlunya penambahan kader guru ngaji di tiap RW, peningkatan sarana dan prasarana pendukung seperti buku-buku keislaman untuk di masjid, perlunya daya dukung dari orangtua dan lingkungan setempat bagi anak-anak peserta program GM Mengaji, dan perlunya metode yang tepat untuk pembelajaran Alqur’an.(Fanny)