Jelang Pilwu, Polres Ciko Musnahkan Puluhan Ribu Botol Miras

7

CIREBON, (KC Online).-

Puluhan ribu botol minuman keras berbagai merek dimusnahkan Polres Cirebon Kota. Pemusnahan puluhan ribu botol miras ini dilaksanakan di lapangan Desa Surakarta, Kecamatan Suranenggala, Kamis (14/10/2021).

Selain miras, Polres Cirebon Kota juga memusnahkan barang bukti narkoba dalam rangka cipta kondisi menjelang pemilihan kuwu di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Untuk barang bukti miras, petugas menghancurkan puluhan ribu botol miras ini dengan cara dihancurkan menggunakan mobil stum. Sementara untuk narkoba, petugas memghancurkanya dengan cara membakar narkoba tersebut.

“Pemusnahan barang bukti yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan dan wujud nyata dalam mewujudkan harkamtibmas yang aman dan kondusif menjelang pemilihan kuwu tahun 2021 di wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” kata Kapolres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Besar M. Fahri Siregar seusai pemusnahan.

Fahri menambahkan, barang bukti miras dan narkoba ini merupakan hasil kerja keras Sat Narkoba Polres Cirebon Kota dalam pengungkapan peredaran gelap narkoba dan melalui kegiatan operasi miras dan kegiatan rutin yang ditingkatkan oleh Polsek jajaran Polres Cirebon kota.

“Sehingga terkumpul barang bukti yang dalam aturannya tidak boleh diperjualbelikan dan dikonsumsi. Pemusnahan barang bukti ini dihancurkan sehingga tidak bisa diperjualbelikan dan dikonsumsi lagi,” katanya.

Adapun barang bukti miras dan narkoba yang dimusnahkan yakni narkoba jenis shabu-shabu 53,3888 gram, jenis ganja 118 gram. Untuk persediaan farmasi tanpa ijin edar yang sah yakni pil jenis Tramadol 4.479 butir, pil jenis Trihex 4.434 butir, pil jenis Dextro 1.056 butir, pil Alplazolam 31 butir dan pil Diazepam 22 butir. Menurutnya, lebih baik mencegah daripada mengobati, lebih baik mencegah korban dahulu sebelum melaksanakan penegakan hukum.

“Semoga ke depan peredaran miras dan narkoba dapat ditekan. Marilah kita bersama-sama mengawal kondusifitas pemilihan Kuwu di wilayah hukum Polres Cirebon kota. Hal ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar keamanan dan kenyamanan pemilihan Kuwu di wilayah hukum Polres Cirebon Kota dapat dinikmati bersama,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika adalah musuh bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, bahkan Presiden Joko Widodo sudah menyampaikan bahwa Indonesia sedang menghadapi darurat narkoba dan memerintahkan kepada semua pihak untuk bersama memerangi peredaran gelap narkoba di masyarakat.

“Pemkab Cirebon beserta BNK Cirebon, serta stekholder terkait senantiasa melakukan pembinaan terhadap generasi muda, baik yang tersebar di masyarakat maupun sekolah,” tuturnya. (Fanny)