Dua Atlet Angkat Berat Kuningan Sumbang Medali Emas di PON

14
Emsul/KC DUA atlet angkat berat asal Kabupaten Kuningan, masing-Susi Susanti dan Maria Magdalena berhasil menyumbangkan medali emas pada PON XX Papua.*

KUNINGAN, (KC Online).-

Dua atlet angkat berat puteri asal Kabupaten Kuningan, menorehkan prestasi dengan menyumbangkan dua medali emas untuk kontingen Jawa Barat (Jabar)  di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX  Papua, Rabu (13/10/2021).

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Kabupaten Kuningan, U Kusmana mengungkapkan, kedua atlet yang memperkuat tim angkat berat Jabar ini, yaitu Susi Susanti (kelas 52 kg), yang meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor angkat berat dunia. Kemudian Maria Magdalena (kelas 84 kg) mampu mengungguli pesaingnya dengan memperoleh medali emas. Sehingga dengan prestasi yang diraih mereka selama ini, telah membawa harum nama daerah di tingkat regional, nasional hingga internasional.

“Alhamdulillah, kami bersyukur dengan prestasi yang telah diraih oleh para atlet angkat berat  asal Kuningan. Mudah-mudahan prestasi yang telah diraih mereka selama ini bisa dipertahankan, bahkan lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Ia mengemukakan, selain mengapresiasi prestasi yang dicapai atlet angkat berat binaannya di PON,  juga menyampaikan terima kasih kepada Pengda Pabersi Jabar yang sudah membuka kesempatan kepada atlet dan jalinan kemitraan yang baik. Sehingga dengan jalinan kerja sama ini, diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet profesional dan berprestasi sesuai kelasnya.

“Prestasi  ini bukan hanya mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,  tetapi dapat  membuat bangga keluarga dan  diri sendiri,” ujarnya.

U Kusmana menyebutkan, untuk dua atlet Kabupaten Kuningan lainnya, yakni Fitria (kelas 84 kg) dan Asep Nurdin (kelas 102 kg) akan berlaga di PON, pada Kamis (14/10/2021). Keduanya sama-sama berpeluang untuk meraih prestasi, setelah mempersiapkan diri dengan cukup matang.

Sementara itu, ia meminta kepada jajaran Pengcab Pabersi Kabupaten Kuningan yang baru dilantik, agar tetap berbuat yang terbaik serta melaksanakan konsolidasi dengan semua stakeholder untuk kemajuan organisasi. Kemudian bagi atlet diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dengan latihan serius dan berkesinambungan.

“Jangan merasa cepas puas dengan apa yang telah  diraih. Selain itu, janganlah cepat putus asa apabila menghadapi  kendala. Namun hurus menguatkan tekad, membangun  semangat untuk mencapai prestasi setinggi-tingginya,” ucapnya. (Emsul)