Sidang Oknum Guru Cabul Sempat Berjalan Ricuh, Kajari: Pastikan Penanganan Perkara Ini Akan Profesional

24

INDRAMAYU, (KC Online).- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu, Tisna Prasetya didampingi Kasi Intel Kejari, Gunawan, Senin (13/9/2021), angkat bicara soal video viral adu mulut antara JPU dengan pengacara korban yang tayang di media sosial (medsos) dan mendapat beragam tanggapan dari masyarakat.

Video yang diunggah ke dalam medsos milik pengacara korban tersebut, memperlihatkan terjadinya perdebatan antara pengacara korban tindakan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan oleh oknum guru ngaji berinisial “N” dengan JPU yang sedang menangani perkara tersebut.

“Pada tanggal 8 September 2021, saya ditelepon oleh kuasa hukum/pengacara korban. Setelah bertemu, pengacara itu menanyakan seputar pasal yang didakwakan untuk tersangka dan direkam oleh kerabat pengacara yang dimaksud,” terangnya.

Dalam dakwaan itu, terang dia, pihaknya menjelaskan telah melayangkan dua dakwaan terhadap tersangka yakni pasal pencabulan maupun persetubuhan. Seharusnya, pengacara korban bisa bersama-sama dengan JPU untuk menyelesaikan perkara ini dengan baik.

Karena, antara JPU dan pengacara berada dalam posisi yang sama untuk menyelesaikan perkara ini sebaik mungkin. “Saya sangat menyayangkan perekaman video tanpa ijin dan pemberitahuan lebih dulu hingga akhirnya viral, padahal bisa dibicarakan secara baik-baik. Meski demikian, pihaknya masih tetap fokus terhadap penanganan perkara ini hingga selesai,” tandasnya.

Terpisah Kepala Kejari Indramayu, Denny Achmad mengajak masyarakat agar bersama-sama mengikuti jalannya proses persidangan perkara dugaan pencabulan atau persetubuhan yang dilakukan oknum guru ngaji berinisial “N” terhadap salah seorang santrinya yang masih di bawah umur.

“Marilah kita bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat tentang perkara yang sedang berjalan. Yang pasti JPU akan bekerja profesional dalam penanganan perkara ini,” katanya. (Ratno)