Sasmita: NPCI Kesulitan Mencari Atlet

22

CIREBON, (KC Online).- National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) yang merupakan induk organisasi olahraga penyandang disabilitas di Indonesia masih kesulitan mencari atlet di Kota Cirebon.

“NPCI beda dengan KONI, kalau difabel kekurangan. Saya mencari atlet di Kota Cirebon susah,” kata Ketua Umum NPCI Kota Cirebon, Sasmita kepada “KC”, Selasa (14/9/2021).

Sasmita menjelaskan, saat ini pihaknya hanya memiliki 20 atlet. Dari 20 atlet tersebut, terbagi dari beberapa cabang olahraga (Cabor). “Ada cabor angkat berat, atletik, tenis meja, renang, boccia, catur dan ada juga bulutangkis,” jelasnya.

Untuk usia atlet di NPCI sendiri, kata Sasmita dibatasi sampai dengan usia empat puluhan. Sedangkan Cabor atletik dibatasi hanya 35 tahun ke bawah. “Karena NPCI kedepannya mencari regenerasi, harus ada bibit-bibit muda,” ujar Sasmita.

Ke depan, lebih lanjut Sasmita menambahkan bahwa jika tidak ada halangan, perhelatan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat diperkirakan pada November tahun 2022 mendatang. Sampai sejauh ini, persiapan ataupun latihan tetap dilaksanakan.

“Ada cabor yang menjadi unggulan atau berpotensi untuk meraih medali yaitu di cabor angkat berat. Kekuatan lawan ada Kota Bandung dan kalau angkat berat banyak juga atlet nasional yang turun,” pungkasnya. (Jaka)