Jadi Sentra Vaksinasi, RU VI Jadi Percontohan Perusahaan Lain

30

INDRAMAYU, (KC Online).- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi langkah Pertamina dalam mandukung penuh program vaksinasi Covid-19 yang digelar pemerintah Provinsi Jawa Barat di wilayah Kabupaten Indramayu.
Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut saat meninjau langsung pelaksanaan program “Menuju Vaksinasi 37 Juta Warga Jabar” di Sentra Vaksinasi Pertamina Balongan tepatnya di Kompleks Bumi Patra, Jumat (10/9/2021).
Menurutnya, sentra vaksinasi Covid-19 yang digelar di PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Balongan ini akan dijadikan contoh untuk perusahaan-perusahaan lain yang ada di Jawa Barat, sehingga diharapkan bisa menggelar kegiata serupa.
Kesanggupan infrastruktur puskesmas dan rumah sakit hanya 60-70 persen, sehingga selebihnya harus didukung oleh sentra vaksinasi seperti Pertamina. Semakin cepat vaksinasi, ekonomi juga akan makin cepat pulih.
“Jadi para perusahaan BUMN, swasta semua, ayo sama-sama sukseskan vaksinasi supaya kegiatan ekonomi biar cepat pulih,” imbaunya.
Pada Agenda gebyar vaksinasi massal tersebut, Pemprov Jabar mengalokasikan 5.000 dosis vaksin jenis Sinovac untuk masyarakat di Kecamatan Balongan, Kecamatan Indramayu maupun dari lingkungan Pertamina yang digelar sejak tanggal 8-10 September 2021.
Sementara itu, General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Balongan, Diandoro Arifian mengungkapkan, Pertamina akan terus mendukung upaya Pemprov Jabar mengakselerasi capaian target vaksin dalam rangka membentuk herd immunity secara cepat, salah satunya Pertamina sebagai sentra vaksinasi untuk masyarakat.
“Kegiatan serbuan vaksin beberapa kali juga telah dilaksanakan di lingkungan Pertamina bekerja sama dengan Forkopimda, Korem dan Kodim,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Unit Manager Communication, Relation and CSR PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Unit Balongan, Cecep Supriyatna menyampaikan, sejak Juni 2021 PT KPI Unit Balongan tercatat telah mengadakan vaksinasi lebih dari 25 kali, baik untuk internal Pertamina maupun umum. (Ratno)