Desa Gagal Input SIPD, Camat Harus Tanggung Jawab

38

INDRAMAYU, (KC Online).- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu sudah menegur dan komunikasi dengan Kec. Cikedung dan Kec. Sukagumiwang. Pasalnya, desa di dua kecamatan itu tidak melakukan input Sistem Informasi Pembangunan Desa (SIPD) dari Kementerian Dalam Negeri.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pembangunan Desa (Bangdes) DPMD Kab. Indramayu, Kamidi kepada “KC”, Selasa (3/8/21) di kantornya.

Kamidi menjelaskan, informasi mengenai ada dua Kecamatan yang desanya tidak input SIPD diberitahu  pihak Bappeda. Dari informasi itu pihak DPMD langsung menanyakan perihal tersebut. “Sebanarnya ada kendala apa dan kronologisnya bagaimana sampai tidak melakukan input, “katanya.

Koordinasi dan komunikasi terus dijalankan dengan dua kecamatan dan Bappeda. Hal ini agar perencanaan pembangunan desa yang tertinggal bisa diajukan lagi. Meskipun, pengajuannya dengan cara manual yakni mengajukan proposal kepada Bappeda.

“Harapannya barangkali di perubahan anggaran pada bulan sekarang bisa terkaper, “terangnya.

Walaupun, sangat sulit aku Kamidi, membuka aplikasi SIPD karena terintegrasi akun pusat. Pihaknya tidak dapat membuka sembarangan secara parsial untuk kabupaten. “Ada waktu tertentu untuk membuka dan input, “tandas pria yang dikenal ramah.

Sementara itu, Supendi (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Kec. Sukagumiwang mengakui tidak ada input oleh desa. Meskipun sudah diberikan Bimbingan teknis (Bimtek) oleh Bappeda,

“Bimtek tidak cukup sekali tetapi harus dua sampai tiga kali supaya pihak pemerintah desa paham dan mengerti, “tegas Kuwu (Pj) Desa Gedangan ini.

Supendi berharap ke depan semua desa  memahami regulasi dari pusat. Khususnya yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan di desa. “Supaya desa tidak tertinggal mengenai pembangunan, ” tegasnya kembali (Munir)