Perduli Terdampak PPKM, Gaji Fraksi PDI Perjuangan Disumbangkan

37

INDRAMAYU, (KC Online).- Dalam upaya membantu meringankan beban hidup warga terdampak Covid-19, DPD PDIP Provinsi Jawa Barat membentuk 27 posko darurat penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten/kota se-Jawa Barat. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk kontribusi partai terhadap kondisi dan situasi pandemi terutama menghadapi penerapan PPKM darurat yang saat ini diberlakukan pemerintah.

Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Barat yang juga anggota Komisi IV DPRRI, Ono Surono mengatakan, posko darurat penanganan Covid-19 merupakan instruksi DPP Partai dan perintah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang sudah dibahas dalam rapat DPD PDIP Provinsi Jawa Barat.

Posko darurat tersebut dibentuk sebagai antisipasi situasi kondisi saat ini di mana  vaksinasi belum 100 persen dilakukan, penyebaran virus masih sangat tinggi dan pendataan masyarakat yang terpapar belum presisi.

Distribusi bantuan harus dikawal, pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terpapar terutama yang menjalankan isolasi mandiri (isoman) perlu didampingi serta terkait PPKM di Jawa Barat yang masih level 4, level 3 dan seterusnya perlu dipastikan levelnya turun.

“Untuk itu, posko darurat bertugas melakukan pendataan terhadap masyarakat. Baik yang saat ini ditangani oleh rumah sakit, puskesmas maupun yang melakukan isoman,” di Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Indramayu, Sabtu (31/7/2021).

Sementara Ketua DPC PDIP Kabupaten Indramayu, Sirojudin menyampaikan,  kontribusi partai yang sudah dipersiapkan secara gotong royong diperoleh sumbangan seluruh anggota Fraksi PDIP dari pusat hingga daerah.

Khusus untuk anggota Fraksi PDIP Kabupaten Indramayu telah diserahkan satu bulan gaji seluruh anggota fraksi untuk mendukung program kepedulian partai bagi warga terdampak pandemi Covid-19.

“Ada sekitar Rp 210 juta yang disumbangkan anggota Fraksi PDIP Kabupaten Indramayu untuk warga terdampak pelaksanaan PPKM darurat saat ini,” terangnya. (Ratno)