Begal Ditembak, Pemberlakuan E-Tilang Terkendala CCTV

5
SATUAN Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota menangkap pelaku begal yang beraksi di fly over Pegambiran Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon saat gelar perkara di Mapolres setempat, Kamis (10/6/2021).* Iskandar/KC

CIREBON, (KC Online).-

Empat pelaku begal yang sering berkasi di sekitar Kota Cirebon diringkus jajaran Sat Reskrim Polres Cirebon Kota. Empat pelaku begal inisial HR, AR, IS dan AS kini harus berurusan dengan pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Ke empat pelaku begal ini memiliki peran yang berbeda. HR dan AR diketahui sebagai joki saat melakukan aksinya. Sementara IS, berperan sebagai eksekutor. Kapolres Cirebon Kota, Ajun Komisaris Besar Imron Ermawan mengatakan, para pelaku melakukan aksinya di fly over Pegambiran pada tanggal 8 Mei lalu sekitar pukul 01.30 WIB.

“Modusnya keliling mencari korban yang sendirian saat berkendara motor. Saat itu para pelaku melihat seorang perempuan pengendara motor sendirian,” kata Imron saat konferensi pers di Mako Polres Cirebon Kota, Kamis (10/6/2021).

Imron menambahkan, para pelaku yang mengendarai dua motor ini langsung memepet korban. Para pelaku juga sudah mempersiapkan senjata tajam jenis golok untuk melancarkan aksinya. Korban yang ketakutan berhenti. Sementara dua pelaku turun dari motornya dan merampas barang-barang berharga milik korban.

“Korban ketakutan dan menyerahkan harta yang dibawanya. Setelah mendapatkan barang yang diincar, para pelaku kabur ke arah timur,” katanya.

Setelah menenangkan diri, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Cirebon Kota. Sat Reskrim dan Tim Khusus Polres Cirebon Kota yang mendapatkan laporan langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, dalam waktu satu minggu para pelaku berhasil diringkus. Salah satu dari pelaku terpaksa diberikan hadiah timah panas petugas lantaran melawan saat hendak ditangkap.

“Pada Minggu 16 Mei pelaku berhasil diamankan. Ada satu orang penadah kita tetapkan DPO. Satu pelaku kita berikan tembakan tegas dan terukur karena melawan saat ditangkap,” ungkapnya.

Kamera blur

Sementara itu, masyarakat Cirebon yang tidak mematuhi aturan lalu lintas masih bisa bernafas lega. Setidaknya hingga perbaikan peralatan kamera CCTV selesai dan siap E-tilang diberlakukan.

Hasil pengecekan Korlantas ternyata kamera CCTV (Etle) masih bermasalah, khususnya di Wilayah Hukum Polres Cirebon Kota. Seperti diketahui, kehadiran kamera ini bertujuan untuk membantu kinerja Satuan Lalu Lintas dalam memberikan pelayanan prima.

 Pengecekan CCTV di wilayah hukum Polres Cirebon Kota ini dilakukan Korlantas pada Rabu 9 Juni kemarin. Tujuannya untuk mengetahui kesiapan menjelang akan diluncur (launching) penggunaan alat ini.

 Kapolres Cirebon Kota AKBP, Imron Ermawan melalui Kasat Lantas AKP La Ode Habibi Ade Jama, mengatakan, petugas dari Mabes Polri telah melakukan pengecekan. Hal itu dilakukan dalam rangka persiapan diberlakukannya E-tilang di Wilayah hukum Polres Cirebon Kota.

“Hasilnya ternyata masih banyak kekurangan. Salah satu kamera-kamera yang sudah dipasang mengalami goyangan saat diterpa angin,” ujarnya.

Akibatnya, lanjutnya, hasil gambar yang ditangkap kamera kurang jelas sedikit nge-blur.(Iskandar/CirebonRaya.com/KC)