Seluruh Objek Wisata Kolam Renang di Indramayu Ditutup Selama Libur Lebaran

25

CIREBON, (KC Online).-

Bupati Indramayu Nina Agustina melakukan peninjauan secara langsung ke beberapa lokasi obyek wisata di wilayah Kabupaten Indramayu, Jumat, (14/5/2021).

Kunjungan orang nomor satu di Indramayu ini dalam rangka memantau aktivitas dan penerapan protokol kesehatan seluruh obyek wisata pasca Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. Pasalnya, Pemkab Indramayu melalui Satuan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Indramayu telah mengeluarkan Surat Edaran terkait upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan serta sosialisasi pembatasan kepada masyarakat, terutama di wilayah kerumunan massa, salah satunya adalah obyek wisata yang saat ini banyak dikunjungi warga masyarakat pasca Lebaran Idul Fitri.

Pantauan di lokasi obyek wisata Argowisata Situbolang Jatisura Cikedung Kabupaten Indramayu, Bupati Nina menyempatkan diri untuk melakukan diskusi penerapan prokes Covid-19 dengan pengelola obyek wisata serta pencegahan kerumunan massa di tempat obyek wisata.

Didampingi Anggota DPR RI Ono Surono, Ketua TP PKK Kabupaten Indramayu, Kasat Pol PP dan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu serta jajaran Kepolisian dan TNI, Bupati Nina menginginkan agar seluruh obyek wisata yang berpotensi mengundang kerumunan massa dapat menjalankan protokol kesehatan.

“Obyek wisata ini melibatkan pelaku usaha, kami masih memberikan kelonggaran. Tapi untuk water boom yang rawan penyebaran virus Covid-19, saya minta ditutup. Saya khawatir seperti kejadian di sungai gangga India,” katanya.

Nina mengaku, sudah memerintahkan kepada seluruh camat yang di wilayahnya terdapat obyek wisata, agar dapat berkoordinasi dengan Forkopimcam melibatkan jajaran Polsek dan Koramil guna melakukan tindakan disiplin terhadap obyek wisata yang mengundang kerumunan warga dan tidak menjalankan prokes.

“Prinsipnya potensi pariwisata harus tetap jalan dalam rangka pemulihan ekonomi dampak covid, tapi harus sesuai prokes, hindari kerumunan dengan pola yang dilakukan pengelola,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Indramayu.Teguh Budiarso mengatakan, pihaknya akan terus melakukan koirdinasi di lapangan bersama jajaran TNI dan Polri guna mendukung pelaksanaan penindakan kerumunan yang terjadi di objek wisata.

Upaya penutupan terhadap obyek wisata kolam renang selama libur Lebaran akan dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada para pemilik dan pengelola obyek wisata di Kabupaten Indramayu. Hal itu dilakukan mengingat potensi penyebaran virus corona di air sangat signifikan.

“Pemkab bukan melarang warga berliburan dan Pemda mempertimbangkan butuhnya warga untuk refresing tahunan, pemulihan ekonomi masyarakat tetapi obyek wisata ini mengundang kerumunan dan berpotensi menimbulkan kluster baru maka kami minta kerjasama kesadaran masyarakat untuk menjaga prokes,” tuturnya.

Iapun berjanji jika pengelola tempat wisata tidak mematuhi prokes, akan melakukan tindakan sanksi tegas.(Ratno)