Keluarga Pramono Wakafkan Al-Quran ke Masjid Dian Ar-Rokhmat

27

CIREBON, (KC Online).-

Selama memasuki bulan suci Ramadan 1442 H/2021 M maupun sebelumnya, keluarga Rekso Pramono asal Perumnas Ciporang Kuningan suka mewakafkan Al-Quran, untuk kali ini sejumlah Alquran diberikan kepada Masjid Dian Ar-Rokhmat Kelurahan Windusekahan, beberapa waktu lalu.

Sejumlah Al-Quran terjemah dari Pramono diterima langsung oleh Takmir Masjid Dian Ar-Rokhmat, Cecep. Al-Quran tersebut untuk dibaca para jemaah yang sedang itikaf maupun seusai menunaikan salat fardu lima waktu. Masjid yang cukup megah ini berada di lingkungan Rumah Sakit Permata Jl Windusengkaha yang baru dibangun beberapa bulan lalu. Masjid tersebut dilengkapi berbagai fasilitas sehingga dapat menambah kehusukan dalam melaksanakan ibadah bagi para jemaah yang ada.

“Mudah-mudahan Quran tersebut dapat memberikan manfaat bagi yang membaca maupun mempelajarinya,” kata Pramono.

Dijelaskan Pramono, salah satu putranya, Reyhan Nugrahadi, secara istikomah juga kerap mewakafkan Al-Quran maupun pemberian santunan lainnya sesuai kemampuan yang ada.

“Semoga pemberian Al-Qura tersebut akan menjadi pahala bagi yang membacanya. Sebab Al-Quran ini sebagai pedoman hidup orang muslim untuk dibaca, dihayati, dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat memberikan keselamatan serta kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak bagi yang mengamalkan isi kandungan Al-Quran tersebut,” katanya.

Takmir Masjid Dian Ar Rokhmat, Cecep, menerangkan, selama memasuki bulan suci Ramadan 1442 H, masjid yang satu ini selalu mengadakan acara makan sahur bersama, itikaf di masjid, mengaji Al-Quran, salat berjamaah, dan kegiatan lainnya dalam rangka pelaksanaan ibadah upaya meningkatkan iman dan takwa terhadap Allah SWT. Sarana ibadah yang sangat representatif ini selain sebagai tempat ibadah bagi warga setempat, juga para tamu yang melintasi jalan Windusengkahan menuju RS Sakit Permana.

“Alhamdulillah, sejak dibangun Masjid Dian Ar-Rokhmat beberapa bulan lalu, tidak pernah berhenti dari berbagai kegiatan ibadah. Terlebih dibulan suci Ramadan, para jemaah yang datang dari berbagai arah senantiasa turut memakmurkannya,” ujar Cecep.(Emsul)