Jelang Lebaran, Harga Sayur Mayur dan Daging Merangsak Naik

25

LEMAHWUNGKUK, (KC-Online).- Memasuki H-3 lebaran, kenaikan beberapa jenis sayur mayur dan daging mulai dirasakan pedagang sejak Minggu (9/5/2021) kemarin. Hal tersebut diungkapkan Cici, pedagang sayur mayur sekaligus daging di Pasar Kanoman, Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon.

Cicih mengatakan, harga jenis cabai merah yang sudah dipotong-potong untuk bahan sambal goreng mencapai Rp 70.000 perkilogram (kg), cabai merah panjang Rp 55.000 per kg, sedangkan cabai  Rp 90.000 per kg.

“Jenis cabai setan pernah naik diangka Rp 120.000 per kg, tapi belum lama ini sempat turun hingga Rp 60.000 per kg dan menjelang lebaran ini naik lagi menjadi Rp 90.000 per kg,” katanya.

Cici menjelaskan, kenaikan sayur mayur tidak terlalu signifikan. Hanya saja jenis kentang sedang naik yang sebelumnya Rp 16.000, kini Rp 18.000 per kg. Jenis bawang yang semula Rp 30.000, kini Rp 35.000 per kg.  Selain itu, harga daging sapi yang ia jual dari terendah Rp 130. 000- Rp 170. 000 per kg, sebelumnya hanya di harga Rp 130.000 per kg dengan kualitas daging bagus.  

“Dari Pejagalan atau rumah potong hewan yang di wilayah Tengah Tani, Kabupaten Cirebonnya sudah naik. Tapi Alhamdulillah di tahun ini pengunjung atau pembeli meningkat sehingga pendapatan bertambah,” jelasnya.

Salah satu pedagang daging ayam di pasar setempat, Santi mengatakan, jika daging ayam sayur hingga sampai saat ini masih Rp 38.000- Rp 40.000 per kg. Hanya saja, daging ayam pejantan baby yang langka dipasaran namun banyak peminatnya.

Hingga saat ini, harga daging ayam penjantan mencapai Rp 50.000 per kg, sedangkan harga dari pemasoknya Rp 45.000 per kg sudah termasuk kaki dan kepala.  Sebelumnya, harga masih di bawah angka Rp 50.000. Namun, ayam jenis penjantan ini sudah naik sejak sebelum puasa. 

Kalau pembeli semua harga berapapun dibeli saja karena mereka saat ini butuh untuk lebaran, beda dengan hari-hari sebelumnya. ‚ÄúTahun ini penjualan lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutup Santi. (Jaka)