Satlat PBSS Peduli Warga Terdampak Pandemi

32
Ist/KC KETUA Umum PS PBSS Kuningan, Iyan Irwandi bersama puluhan anggota satlat di wilayah Kuningan timur, menggelar baksos kepada warga yang terdampak Covid-19 di Desa Garajati Kecamatan Ciwaru dan Desa Walahar Kecamatan Luragung, Minggu (9/5/2021).*

KUNINGAN, (KC Online).-

Tiga satuan latihan (satlat) Perguruan Silat (PS) Paguyuban Barudak Silat Sekolah (PBSS) Pencak Silat Klub Bersatu di wilayah Kuningan timur, melaksanakan bakti sosial (baksos) di Desa Garajati Kecamatan Ciwaru dan Desa Walahar Kecamatan Luragung, Minggu (9/5/2021).

“Alhamdulillah, kegiatan baksos untuk membantu warga terdampak Covid-19, terutama anak yatim piatu dan jompo, bisa berjalan lancar sesuai harapan bersama,” kata Pelatih PBSS Satlat Luragung, Arisman didampingi Pelatih PBSS Satlat Ciwaru, Teja Sutisna dan Asisten Pelatih, Andi Maulana.

Ia mengungkapkan, baksos yang dilaksanakan Satlat Luragung, Ciwaru dan Lebakwangi, dengan memberikan ratusan paket sembako ini, merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-2 PBSS Pencak Silat Klub Bersatu.

Sehingga diharapkan bisa meringankan beban penerima bantuan dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari. Karena dalam kondisi sekarang ini, semua lapisan masyarakat khususnya menengah ke bawah sangat merasakan dampak pandemi.

 “Semoga upaya yang dilakukan pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, bisa berjalan maksimal. Begitu pula dengan upaya peningkatan daya imun tubuh melalui vaksinasi, dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Ketua Umum PS PBSS Pencak Silat Klub Bersatu, Iyan Irwandi menyatakan rasa syukur, karena anggota satlat melaksanakan instruksi untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, di bulan suci  yang penuh berkah dan magfirah.

Ia menyebutkan, kegiatan serupa juga telah  dilaksanakan Satlat SMKN 1 Kuningan,  Cileuleuy dan Ciporang. Kemudian ke depan, rencananya akan dilaksanakan baksos oleh Satlat Jalaksana, SMAN 3 Kuningan dan lainnya.

“Kegiatan baksos ini untuk mengasah kepekaan anggota satlat, sehingga memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap sesama. Karena dengan berbagi, tidak akan membuat miskin tetapi mampu menambah persaudaraan,” katanya.(Emsul)