Pengumpulan Zakat Fitrah di Sekolah Terapkan Prokes

24
Emsul/KC SEJUMLAH siswa SMA di Kabupaten Kuningan membayar zakat fitrah secara bergilir di sekolah masing-masing, untuk menghindari kerumunan di masa pandemi Covid-19.*

KUNINGAN, (KC Online).-

Sejumlah SMA di Kabupaten Kuningan melaksanakan pengumpulan zakat fitrah mulai hari ke-18 Ramadan 1442 H/2021 M, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Seperti biasa kewajiban membayar zakat fitrah bagi siswa dilakukan di sekolah. Untuk kali ini, pengumpulan zakat fitrah dilaksanakan secara bergilir sesuai jadwal, agar tidak terjadi kerumunan mengingat masa pandemi masih berlangsung,” kata Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) SMAN 1 Kuningan, Ustad Sugiarto, Jumat (30/4/2021).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kuningan, H Jaja Subagja, didampingi Sekretaris, H Edy Riyadi mengungkapkan, kehadiran siswa di sekolah untuk membayar zakat fitrah hendaknya tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Sebelum memasuki kawasan sekolah, mereka diharuskan mencuci tangan dengan menggunakan sabun pada air mengalir yang tersedia di beberapa titik. Kemudian menggunakan masker dan harus menjaga jarak untuk menghindari kerumunan.

“Siswa yang hadir tidak berlama-lama di sekolah. Setelah membayar zakat fitrah segera pulang ke rumah masing-masing  dengan tertib, untuk menjaga keselamatan  bersama dari ancaman penyebaran Covid-19,” katanya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan, HR Yayan Sofyan, mengemukakan, penampungan zakat fitrah di sekolah/madrasah tetap dilaksanakan walau kegiatan belajar dan mengajar (KBM) masih menggunakan sistem online dan siswa berada di rumah masing-masing.

“Pembagian untuk amilin sekolah/madrasah dilakukan setelah selesai pendistribusian asnap lain. Selanjutnya pada 4 dan 5 Syawal membuat laporan disertai dengan berita acara penjualan beras zakat fitrah,” katanya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan telah  menetapkan besaran zakat fitrah tahun ini melalui Rapat Koordinasi Dewan Syariah Baznas untuk menentukan takaran zakat fitrah ke nilai mata uang rupiah. Setelah memperhatikan hasil rapat serta survei harga beras di Kabupaten Kuningan, maka ditetapkan untuk zakat fitrah tahun ini, dengan kualitas beras baik seharga Rp 12.000/kg di kali 2,5 kg. Sedangkan kalau diuangkan, maka besaran zakat fitrah sebesar Rp 30.000 per orang.

“Setelah ditetapkannya besaran zakat fitrah, diharapkan masyarakat dapat membayar zakat fitrah  sesuai ketentuan. Kemudian pembayaran zakat fitrah harus disegerakan, sehingga tidak sampai mepet pada malam Hari Raya Idulfitri,” katanya.(Emsul)