Operasi Pekat Ramadan, Polisi Sita Ratusan Botol Miras

14

INDRAMAYU, (KC Onine).- Sebanyak 679 botol minuman keras (miras) dan 88 liter minuman tuak dan ciu disita polisi dalam razia penyakit masyarakat (pekat) Ramadan. Razia yang dilakukan Satnarkoba Polres Indramayu dan Polsek jajaran ini digelar dalam kurun waktu sepekan ini.

Hal ini menyusul masih banyaknya peredaran miras di bulan puasa dan pengaduan masyarakat tentang itu. “Kegiatan yang dilakukan tersebut pada Minggu keempat bulan April kemarin, ” kata Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang melalui Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, Senin (3/5/2021).

Dia menerangkan, penyitaan dari 679 botol miras itu, 518 botol miras diamankan Satnarkoba dan sisanya dari Polsek jajaran yang selalu melakukan operasi cipta kondisi melalui kegiatan operasi penyakit masyarakat.

Bahkan, lanjutnya, saat bersamaan petugas yang menggelar operasi tersebut  pun menyita minuman lain yakni 52 liter tuak dan enam liter minuman ciu. “Ratusan botol miras dan puluhan liter minuman tuak serta ciu yang disita itu didapat dari sejumlah pedagang di wilayah hukum polres Indramayu di 44 kali kegiatan, ” paparnya.

Diharapkan dari operasi yang dilakukan ini dapat menekan angka kriminalitas yang bersumber dari pengaruh minuman keras. “Miras sangat berpengaruh sekali terhadap perilaku manusia, dia (peminum) dapat berbuat semaunya karena pengaruh alkohol, ” ujarnya.

Ia mengajak semua lapisan warga masyarakat untuk berperan aktif bersama-sama menciptakan situasi kondusif dengan menjaga keamanan, ketertiban di wilayahnya masing-masing sehingga situasi kabupaten Indramayu tetap nyaman, tertib, dan aman.

Termasuk menghormati warga yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Kerana dinilainya, keberadaan barang-barang tersebut dapat mengganggu kelancaran dan kondusifitas ibadah puasa.  “Apabila menemui peredarannya segera melaporkan kepada kami, sehingga kami bisa menindaknya, ” pintanya.

Meski sudah mendapatkan cukup barang bukti. Namun pihaknya berjanji akan tetap mengintensifkan penekanan peredaran miras. Dan bagi penjualnya tidak segan-segan untuk diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. (Udi)