Setelah Diumumkan Kelulusan, Siswa Dilarang Melakukan Aksi Corat-Coret

18

CIREBON, (KC Online).-

Atas dasar kesepakatan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Provinsi Jabar, setelah diumumkan kelulusan bagi kelas XII tahun pelajaran 2020/2021, Senin (3/5/2021) nanti, seluruh siswa SMAN dan swasta yang ada di Kabupaten Kuningan dilarang untuk melakukan aksi curat-coret.

Pengumuman kelulusan akan disampaikan secara online, siswa tetap berada di rumah untuk mengakses pengumuman tersebut. Selain itu, siswa dilarang untuk melakukan aksi corat-coret sebagai luapan kegembiraan.

“Hal itu tidak dibenarkan, apalagi di musim pandemi Covid-19 ini harus menghindari kerumunan sesuai ketentuan protokol kesehatan,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Kuningan, H Jaja Subagja, didampingi Sekretaris, H Edy Riyadi, Jumat (30/4/2021).

Dijelaskan dia, surat kesepakatan tersebut telah disampaikan kepada seluruh kepala SMAN dan swasta yang ada di Kabupaten Kuningan agar siswa kelas XII yang ada di masing-masing sekolah menaati terhadap ketentuan atau aturan tersebut. Selain itu, dilarang untuk konvoy kendaraan, baik roda dua maupun roda empat sambil kebut-kebutan di jalan raya, karana akan mengganggu ketertiban bagi para pengguna jalan lainnya.

“Namun alangkah baiknya, siswa kelas XII yang dinyatakan lulus ujian sekolah itu melaksanakan kegiatan simpatik. Seperti membagikan takjil terhadap warga yang melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan sekarang ini. Selain itu menyumbangkan baju seragam atau pakaian bebas layah pakai pada adik-adik sekolah atau warga yang memerlukannya,” ujarnya.

Dijelaskannya, apabila para lulusan SMA berkeinginan untuk melakukan aktifitas tersebut di atas, hendaknya tetap menjaga protokol kesehatan upaya menghindari penularan virus Corona. Apabila ada diantara siswa kelas XII tidak mengindahkan ketentuan tersebut, atau melanggar ketertiban umum, maka pihak keamanan akan turun tangan sebagai upaya penegakkan hukum yang berlaku.

“Oleh karena itu, dalam melampiaskan kegembiraan atas kelulusan ujian sekolah alangkah baiknya disalurkan melalui hal-hal positif.Misalnya melakukan sujud syukur, berdoa, meminta maaf serta doa restu pada orang tua agar setelah lulus dapat melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Jaja.

Seusai pengumuman kelulusan yang dilakukan secara online, esok harinya para siswa dipersilakan untuk mengambil surat tanda lulusan sebagai pengganti izajah diperuntukan bagi persyarakat melanjutkan ke perguruan tinggi. Dalam pengambilan surat tanda kelulusan, siswa datang langsung ke sekolah yang dilaksaksanakan secara bergilir upaya menghindari kerumunan mengingat situasi Pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Atas segela perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudah dalam pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan kita semua dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.(Emsul)