Tiap Tahun, 100 Hektare Lahan Jadi Pabrik dan Perumahan

35

KARANGWARENG, (KC Online).-
Setiap tahun, kisaran 100 hektare lahan dialihfungsikan. Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Pertanian, Wasman.
“Alih fungsi lahan setiap tahun memang terjadi dan bervariasi jumlah lahan yang beralih fungsi. Ada untuk pabrik dan perumahan, kisaran 100 hektare lahan yang alih fungsi, setiap tahunnya. Namun, kami tetap mempertahankan lahan abadi sekitar 40 ribu hektare yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya usai acara sosialisasi rencana pembangunan TPAS di Kecamatan Karangwareng, Senin (12/4/2021).
Wasman menjelaskan, untuk lahan abadi yang telah ditentukan pemerintah akan terus dipertahankan. Namun bila diperlukan untuk kepentingan umum, dapat diganti dengan lahan lain.
“Kami akan edukasi warga bilamana ada tanah yang masuk dalam lahan abadi. Kemudian, akan ada proses untuk jadikan lahan abadi pemkab,” jelasnya.
Ketika ditanya, harga gabah yang cenderung menurun saat panen raya, Wasman menjawab, sudah ada aturan untuk harga gabah. “Untuk harga kami serahkan ke Bulog. Namun sebagai bentuk perhatian pada petani, ada program ‘Sergap’, yang artinya Dinas Pertanian bersama Bulog menyerap sebanyak mungkin gabah petani,” ujarnya.
Dirinya mengimbau para petani untuk menggunakan pupuk non subsidi, karena keterbatasan stok yang ada. “Memang, dari segi harga relatif jauh lebih mahal, namun demi kelangsungan tanaman padi maupun sejenisnya, maka diperlukan upaya maksimal agar mengahasilkan panen yang melimpah,” harap Wasman. (Supra/KC)