Revitalisasi Taman Pataraksa Rp 15 Miliar Masuk Tahap Lelang

43

SUMBER, (KC Online).-
Taman Pataraksa di pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon segera direvitalisasi. Tahun ini, rencana revitalisasi itu bakal dilakukan. Tidak lagi terhambat seperti tahun lalu yang terkena refokusing anggaran.
Bahkan, proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat ini, sudah masuk proses lelang. Sehingga, dipastikan revitalisasi taman yang nantinya menyambung dengan Masjid Agung Sumber ini bakal digelar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya melalui Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Fitroh Suharyono mengatakan, revitalisasi Taman Pataraksa memang harusnya digelar tahun 2020 lalu. Hanya saja, anggaran yang sudah disiapkan pemerintah Provinsi Jawa Barat terkena refocusing.
“Tahun ini, rencana revitalisasi itu akan digarap. Anggarannya sudah ready. Bahkan, tahapannya kini masuk lelang. Lelang fisik mah belum, masih persiapan. Karena tahapan lelang itu dimulai dari jasa konsultasi dulu,” katanya, Jumat (9/4/2021).
Setelah itu, lanjut dia, masuk ke fisik. Untuk pembangunan fisiknya, masih lama. Setelah lelang jasa kontruksi, Detail Engineering Design (DED) akan direview ulang. Ada perubahan atau tidaknya dan hal itu keputusan majelis konstruksi.
Menurutnya, anggaran revitalisasi Taman Pataraksa tahun ini nilainya Rp 15 miliar. Sementara sisanya di tahun berikutnya, sebesar Rp 30 miliar. Adapun konsep pembuatan taman itu, kata dia, akan digabungkan antara ruang publik umum se-Jawa Barat dengan kearifan lokal Kabupaten Cirebon.
“Secara hitungan, revitalisasi mencapai Rp 45 miliar. Tapi kami tidak tahu, apakah nanti akan digabung atau tidak, karena kami hanya sebatas penerima manfaat semua anggaran dari pemprov,” katanya.
Fitroh melanjutkan, rencananya jika sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) Taman Pataraksa ini tetap difungsikan sebagai taman. Selain itu, akan dipercantik dengan adanya lahan parkir bawah (basement, red) dan berbagai ruang publik umum, serta tempat untuk kreasi masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Fasilitas yang ada, disediakan juga ruang serba guna atau galeri, yang nantinya diisi oleh kegiatan masyarakat seperti menjual produk lokal akan ditampilkan di sini,” katanya.(Ismail/KC)