Tari Topeng Saman dan Piring Baraka Center Caruban Hibur Anak Yatim Piatu

177

RAGAM budaya Indonesia yang hampir punah di tengah masyarakat Indonesia memukau perhatian warga diacara santunan anak-anak yatim piatu, duafa dan jompo manula yang merupakan agenda rutinan  dari Yayasan Baraka Center Caruban.

Yayasan sosial yang bersifat umum ini lahir dari sumbangsih masyarakat yang turut menyisihkan sebagian rizqinya melalui Baraka Center Caruban tanpa meminta sumbangan kepada pemerintah Basnas. Senin 23/3/2020, yayasan Baraka Center Caruban kembali mengagendakan acara santunan di Desa Karang Mekar Kecamatan Karang Sembung Kabupaten Cirebon, tepatnya di Aula Kediaman Arief Setia Wibowo yang merupakan ketua dari Yayasan Baraka Center Caruban,sekitar pukul 20:00 WIB sampai dengan pukul 23:00 WIB.

Apresiasipun diberikan  Kapolsek Waled Kabupaten Cirebon,  AKP Nani Kusmayati melalui Bripka M.Adi Soleh.Juga turut hadir diacara Kuwu Desa Karang Mekar dan beberapa tokoh ulama, masyarakat dan ormas setempat untuk memberikan dukungan.

Kesenian dan budaya nasional seperti tari topeng khas Cirebon, tari piring, tari saman dari suku Aceh, sholawat hadroh dan konser rohani yang dibawakan Deni (tuna netra) dengan suara emasnya berduet bersama Arief Setia Wibowo sungguh sangat menghibur.

Dan ada rasa haru dimeriahnya acara saat puluhan anak-anak yatim piatu, duafa dan jompo mengamini doa munajat (tawasul) Ust.Wiranto dan kang Surya (pengurus yayasan) untuk nama-nama dermawan yang telah mendonasikan sebagian rizqinya melalui yayasan Baraka Center Caruban agar diberikan kebahagian dalam hidup serta kesehatan serta diterimanya semua amal kebaikannya oleh Allah Swt

“Selain memberikan santunan, kami juga berusaha membahagiakan mereka melalui tarian-tarian adat nusantara, musik realigi dan hadroh serta agar anak-anak mengenal seni dan budaya dari negrinya sendiri”.

“Setelah ini kami berharap anak-anak yatim,piatu dan anak-anak dari kaum duafa dapat mengikuti pengajian hingga hafidz qur’an serta ikut belajar tari tradisonal di yayasan Baraka tanpa dipungut biaya sedikitpun,” ujar Ust Irvan, pengasuh yayasan.

Soal biaya kebutuhan pembelajarannya insya Alloh disediakan asalkan anak-anak mau belajar serius dengan istiqomah dan punya semangat yang tinggi. (Ril)