Jelang BK Porprov, PSSI Segera Bentuk Tim Inti

9

CIREBON, (KC Online).- Setelah melakukan seleksi tahap pertama dan tahap kedua, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Cirebon akan melakukan pematangan dan pembentukan tim jelang Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Jawa Barat.

“Kita sudah mempersiapkan lebih awal dibandingkan daerah lain. Lebih dari satu tahun kami mempersiapkannya karena tadinya Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (BK Porda) atau BK Porprov Jawa Barat di awal tahun namun ada pandemi diundur jadi Juni tahun ini,” kata ketua umum PSSI Kota Cirebon, Edi Suripno, Senin (22/2/2021).

Menurutnya, dalam sisa waktu tiga bulan terakhir ini tinggal pematangan dan pembentukan tim karena seleksi tahap awal dan tahap kedua sudah dilakukan. Sehingga dari 22 pemain tersebut sudah menjadi pemain atau tim inti, tinggal mematangkan permainan dan setrategi main serta penguatan fisik mereka.

“Kita juga sudah melakukan uji coba dengan daerah-daerah lain untuk mematangkan kolektibilitas bermain dan juga membangun kepercayaan diri,” ujarnya.

Ke depan, Edi menjelaskan akan ada rencana tour ke Indramayu, Majalengka dan Kuningan untuk mencoba sparing terhadap tim-tim Porda atau tim-tim yang satu grup dengan Kota Cirebon sebagai penjajakan.

Kemungkinan juga bisa di luar Ciayumajakuning, namun setiap minggunya juga dilakukan uji coba dengan tim-tim di luar Kota Cirebon di Stadion Utama Bima. “Latihan dalam satu minggunya tiga kali sehari, tetapi jika menjelang BK akan Training Center (TC) kan untuk berlatih setiap harinya,” ucap Edi.

Lebih lanjut, kata Edi untuk fisik di masa pandemi ini dianjurkan untuk tetap berlatih di rumahnya masing-masing agar fisik pemain lebih meningkat. Melihat aturan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yang diberangkatkan hanya 22 pemain, namun ia mempersiapkan hingga 30 pemain karena delapan pemain sebagai daftar tunggu jika ada sesuatu hal seperti jika ada yang cidera atau yang lainnya bisa diganti.

“Tetap yang diberangkatkan hanya 22 pemain, yang delapan tetap ada di Cirebon tetapi jika ada salah satu pemain inti yang cidera, kami bisa memanggil salah satunya dan memulangkan yang cidera. Kemarin kita di delapan besar, semoga kita bisa masuk final dan meraih medali,” tutup Edi. (Jaka)