Pabrik Sepatu Dibangun, Warga Minta Dilibatkan

678
MASYARAKAT Peduli Cirebon Timur (MPCT) berkerumun di dekat pembangunan pabrik sepatu PT Longrich, Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon, Selasa (22/9/2020). Mereka mendesak, kearipan lokal dalam pembangunan pabrik tersebut.* Supra/KC

CIREBON, (KC Online).-

Ratusan warga Cirebon Timur yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Cirebon Timur (MPCT) berkerumun di dekat pembangunan pabrik sepatu PT Longrich, Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon. Tanpa orasi dan spanduk, mereka menuntut kearifan lokal.

Menurut tokoh Cirebon Timur, Ustad Rifki, pembangunan pabrik ini harus mengutamakan putra daerah. “Diharapkan PT Longrich mengutamakan kearifan lokal untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Ini demi meningkatkan ekonomi dan taraf hidup warga sekitar,” kata Rifki, Selasa (22/9/2020).

Warga Desa Sidaresmi, kecamatan setempat ini menjelaskan, dibangunnya pabrik sepatu ini akan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan yang paling utama mengurangi angka pengangguran.

“Kontraktor maupun sub kontraktor harus melibatkan masyarakat Citebon Timur dalam pembangunan. Ini masalahnya isi perut masyarakat sekitar, bila isi perut tidak terisi warga bisa emosi dan tidak terkendali. Kami telah melayangkan surat untuk aksi hingga 25 September lusa. Bila tak ada solusi, akan lebih banyak lagi massa yang datang ke tempat ini,” tegasnya.

Dikatakan Rifki, dibangunnya pabrik sepatu di Cirebon Timur diharapkan akan menyerap ribuan tenaga kerja dan ini menguntungkan warga Cirebon Timur. Bahkan, dengan beroperasinya pabrik ini dapat mengurangi angka pengangguran yang signifikan serta memajukan perekonomian di Kabupaten Cirebon pada umumnya.

“Masih banyak warga dan sub kontraktor di Cirebon Timur yang mampu mengerjakan proyek tersebut. Diharapkan masyarakat lokal dilibatkan dalam pembangunan dan sub kontraktor Cirebon Timur dalam mengerjakan proyek tersebut,” harapnya.

Senada dikatakan tokoh pemuda Cirebon Timur, Sandi. Ia mengatakan,  PT Longrich harus mengutamakan kearifan lokal dengan melibatkan masyarakat Cirebon Timur untuk pelaksanaan pembangunan pabrik hingga beroperasinya.

“Utamakan putra daerah sebagai pekerjanya, agar pembangunan dan pengoperasian pabrik nanti dapat berjalan dengan baik dan kondusif. Di samping itu untuk mengurangi angka pengangguran, juga meningkatkan perekonomian warga sekitar,” ujarnya.

Dikatakan Sandy, pihaknya akan mengawal dan menekankan kepada manajemen agar dalam pelaksanaan pembangunan pabrik sepatu PT Longrich harus ada koordinasi dari berbagai pihak dan instansi terkait, supaya masyarakat Cirebon Timur, merasa aman, damai dan sejahtera karena merasa dilibatkan. Selain itu, sub kontraktor yang berada di Cirebon Timur harus dilibatkan.

“Sub kontraktor Cirebon Timur pasti mampu untuk mengerjakan proyek tersebut. Yang paling utama rangkul seluruh elemen masyarakat, agar pembangunan terlaksana dengan lancar,” ungkapnya.

Dirinya meminta pada instansi Pemerintah dan swasta yang ingin melaksanakan pembangunan pabrik ini agar dapat mengakomodasi masyarakat sekitar agar proyek berjalan aman, damai dan tertib. Selain itu, juga agar saling menghargai dan menjalankan adat ketimuran.

“Kami tidak menghalangi pembangunan, namun kearifan lokal harus diutamakan pihak terkait. Mulai warga Cirebon Timur, kuwu, muspika, kontraktor, DPRD, Pemda Kabupaten Cirebon dan instansi terkait lainnya untuk menjaga kondusivitas,” tambah dia.(Supra)