Lembaga Pendidikan di Bawah Naungan Kemenag RI Dapat Bantuan

831

CIREBON,(KC Online).-

Sejumlah lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama RI mendapatkan bantuan operasional. Sejumlah lembaga pendidikan mulai dari madrasah aliyah, MDT, TPQ, TPA termasuk pondok pesantren di wilayah kota dan Kabupaten Cirebon serta Kabupaten Indramayu ini masuk dalam program pemerintah pusat melalui Kemenag RI. Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan jumlah siswa atau santri. Secara simbolis, bantuan diberikan anggota Komisi VIII DPR RI, Hj Selly Andriany Gantina di Gedung Korpri Kota Cirebon, Rabu (16/9/2020).

Menurut Selly, selama ini orang berbicara bantuan pendidikan hanya kepada Kemendikbud saja, padahal ada sekolah- sekolah agama di bawah Kemenag seperti madrasah aliyah, TPA dan lainnya yang juga terdampak pandemi. Sehingga pemerintah melalui Kemenag mengeluarkan kebijakan anggaran Rp 3 triliun lebih yang dikeluarkan untuk sekolah di bawah Kemenag RI.

“Alhamdulikah tahap pertama ini sudah dicairkan  Rp 1,3 miliar di kota dan Kabupaten Cirebon serta Indramayu,” kata Selly.

Selly menambahkan, jumlah bantuan saat ini memang jauh dari yang diajukan olehnya di Komisi VIII DPR RI. Dari total ajuan 100, hanya 11 pondok pesantren saja yang menerima bantuan ini. Selain pondok pesantren, ada 61 MDT, dan 43 TPQ, TPA di wilayah III Cirebon yang menerima bantuan. Menurutnya, banyak lembaga lainnya yang memenuhi persyaratan. Hanya saja, data sertifikat Kemenag RI mereka saat dicocokkan di pemerintah pusat berbeda data.

“Ada juga nomor sama, tapi nama lembaganya bukan itu. Ini yang jadi PR dari Kemenag untuk merapikan kembali data- data pendidikan yang ada di bawah naungan mereka,” katanya.

Total yang diberikan kepada lembaga ini beragam, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 40 juta. Selly berharap agar data- data yang berbeda sebelumnya diperbaiki. Selly juga akan melakukan koordinasi dengan Kasi Pesantren berkaitan untuk mengajukan kembali ke Kemenag RI.

“Apakah masih bisa diajukan kembali atau tidak. Karena banyak yang harus dibantu akibat pandemi Covid-19 ini,” tuturnya. (Iskandar)