Gugatan Harta Gono-gini Ditolak PN Cirebon

564

CIREBON,(KC Online).-

Gugatan atas harta gono gini yang diklaim menjadi milik bersama sebagai buntut perceraian warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Indayati Gunawan (39 tahun) dengan Teddy Oktanta telah diputus Pengadilan Negeri Cirebon.

Dalam salinan putusan perdata gugatan nomor 77/Pdt.G/2019/PN Cbn, amar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Cirebon menyatakan gugatan penggugat kurang pihak atau tidak memenuhi syarat formil (Plurium Litis Concortium). Dalam perkara perdata tersebut, sebagai penggugat Teddy Oktanta (mantan suami) dan tergugat Indayati Gunawan.

Adapun obyek gugatan berupa sebidang tanah seluas 392 meter per segi di Kenduruan No. 22 RT 001/RW 005 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, sebidang tanah seluas 458 meter per segi di Jalan Gunungsari Dalam RT 005/RW 002 Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, dan sebidang tanah seluas 433 meter persegi yang di atasnya berdiri rumah di Jalan Pengampon No. 26 Lemahwungkuk.

Obyek gugatan itu diatasnamakan Indayati untuk mendukung persyaratan perbankan, mengingat ibunya, Eliwati Tanumiharja sebagai pemilik lahan dan rumah itu hendak pinjam uang namun usianya sudah lanjut. Termasuk orangtua penggugat, Roswati Soewardi, karena butuh uang sehingga diagunkan ke salah satu perbankan atas nama tergugat, Indayati Gunawan.

Dalam persidangan, tiga orang saksi yang dihadirkan tergugat, salah satunya Mukhsin (Ketua RT setempat), membenarkan bahwa lahan yang diatasnamakan Indayati sebetulnya milik ibunya, Eliwati Tanumiharja. Dan, sebelum diatasnamakan telah dilakukan jual beli formalitas yang disaksikan semua anggota keluarga.

Mohamad Nurjaya dan Karsudin, kuasa hukum Indayati Gunawan dari Kantor hukum Taryadi Tarmani Sudjana & Partners mengatakan, putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Cirebon baru secara proses, tapi dalam pokok perkara penggugat tidak bisa membuktikan gugatannya.

“Plurium Litis Concortium (gugatan penggugat kurang pihak,Red). Seandainya mejelis hakim mengadili pokok perkara, kami yakin bahwa (materi yang digugat,Red) bukan harta sekaya. Karena dari pengakuan saksi bahwa Teddy, mantan suami Indayati, selama berumah tangga tidak punya pekerjaan, apalagi menafkahi,” tuturnya, Senin (22/06/2020).

Amar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Cirebon tersebut sesuai materi eksepsi kuasa hukum dari Kantor Hukum Taryadi Tarmani Sudjana & Partners yang menyatakan gugatan Teddy Oktanta selaku mantan suami Indayati Gunawan tidaklah berdasar atau tidaklah benar.

Selama membina rumah tangga yang hanya bertahan kurang dari 4 tahun, Teddy Oktanta tidak berpenghasilan atau memiliki pekerjaan. Sebaliknya sebagai istri, Indayati Gunawan, menjamin segala kebutuhan mantan suaminya tersebut.

“Bahwa objek gugatan penggugat sebagaimana posita penggugat berupa rumah adalah milik turun temurun kakek dan nenek Ibu Indayati Gunawan, sesuai sertifikat hak milik Ibu Etiwati Tanumiharja, ibu kandung Ibu Indayati. Atas dasar hal ini, maka, kami kuasa hukum Ibu Indayati menyatakan gugatan mantan suaminya itu ngawur atau tidak berdasar,” tutur Karsudin, menambahkan.(Toni/Rilis)