Ikuti Anjuran Pemerintah

188

JIKA pada mulan Kota Cirebon hanya sebagai tempat atau rumah sakit rujukan penanganan Covid-19, namun kini warganya serta perawat yang bertugas di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati terinveksi virus yang belum ditemukan vaksinnya tersebut. Itu artinya, heboh warga dunia mengenai virus Corona akhirnya sampai juga ke Cirebon. 

VIRUS yang bermula dari Wuhan, bagian negeri China itu kini sudah menyebar ke hampir berbagai penjuru dunia, tak terkecuali di Kota Cirebon. Bermula dari salah seorang warga Kabupaten Cirebon yang positif Covid-19 kemudian dirawat di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati, kini kasusnya mulai menular kepada sejumlah perawat. Bahkan, sejumlah orang di rumah sakit tersebut masuk dalam orang dalam pemantauan (ODP).

Yang mencengangkan, yang bersangkutan positif Covid-19 namun tanpa gejala. Sementara itu, rekannya sesama perawat yang berkontak dekat dengannya menjalani rapid test. Dari hasil penelusuran baru terdata sebanyak 61 orang yang berkontak dengan perawat tersebut. Dan kemungkinan bertambah seiring dengan kegiatan penelusuran yang masih berlanjut.

Kabar mengenai adanya satu perawat yang positif terjangkit Covid-19 baru didapatkan beberapa hari kemarin melalui surat yang dikeluarkan oleh Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat tentu mencengangkan. Dari surat hasil pemeriksaan tes pro aktif yang dikeluarkan Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Barat, dinyatakan salah seorang perawat positif Covid-19.

Melihat kenyataan ini, siapa pun bias terpapar, apalagi petugas medis yang berada di garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. Oleh sebab itu, cara penanganannya harus sesuai standardisasi operasional atau SOP kesehatan yang telah ditetapkan Pemerintah. Selain ruangan, hal lainnya yang harus dipenuhi adalah  peralatan yang memadai bagi para petugas. Apalagi  virus Corona ini sangat berbahaya, bahkan ancamannya nyawa karena belum ada obatnya. 

Dengan adanya perawat yang terpapar virus Corona ini maka kita harus meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga harus mentaati anjuran Pemerintah. Anjuran mengenai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan Pemerintah wajib dilaksanakan bila kita menginginkan tidak ada lagi warga yang tertular virus Corona. Bagi yang memiliki gejala klinis seperti penyakit tersebut segara periksakan diri ke dokter atau puskesmas terdekat.

Gejala seperti panas tinggi, batuk-batuk, dan sesak napas itu merupakan gejala dini Covid-19. Karena itu, tingkatkan kewaspadaan dan mari kita semua  berperilaku hidup bersih dan sehat dalam kesehariannya demi menjaga imunitas badan kita sendiri. Sehingga lebih tahan terhadap serangan virus.***