Kodim 0614 Kota Cirebon Ciduk Ratusan Pembeli Obat-obatan Keras

171

CIREBON,(KC Online).-

RatusanĀ  pembeli obat- obatan keras jenis tramadol, destro dan trihex diringkus jajaran Kodim 0614 Kota Cirebon, Senin (20/4/2020). Ratusan pembeli obat- obatan keras ini satu per satu diciduk anggota Kodim 0614 saat hendak membeli obat di sekitar pemakaman Cina, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Cirebon. Berdasarkan informasi yang didapat, penangkapan dan penggerebekan pemakai dan penjual obat keras ini berawal dari ketidaksengajaan. Saat itu, intelejen dari Kodim 0614 melihat adanya pengendara motor yang terlihat ugal- ugalan.

Melihat pengendara motor yang ugal- ugalan, anggota tersebut langsung melakukan pengejaran hingga sampai di kawasan pemakaman Cina di jalan Jenderal Sudirman. Saat itu anggota langsung memasuki kawasan tersebut hingga akhirnya ditemukan sebuah bangunan yang digunakan untuk melakukan transaksi obat- obatan keras ini. Saat itu, sejumlah orang sedang berada di bangunan tersebut. Sementara setiap beberapa menit, sejumlah orang datang berniat untuk membeli obat keras di tempat ini.

“Tadi pagi kebetulan tidak sengaja ada anggota intelejen kami mengetahui transaksi dan menggerebek tempat transaksi obat- obatan yang disinyalir terlarang,” kata Dandim 0614, Letkol Inf Herry Indriyanto.

Ratusan pembeli obat keras tersebut kemudian langsung dibawa ke Makodim 0614 Kota Cirebon. Setibanya di Makodim, mereka langsung diberikan pembinaan berupa berjemur di bawah terik matahari. Tidak hanya itu, mereka juga diperintahkan untuk olahraga dadakan dan satu persatu direndam dalam kolam. Hal itu dilakukan dimaksudkan agar pembeli yang sudah meminum obat keras tersebut cepat sadar.

“Tadi kita data ada 103 orang yang diamankan. Mayoritas anak muda, mereka hendak membeli obat tersebut,” katanya.
Herry mengaku prihatin dengan aktifitas transaksi obat keras tersebut. Soalnya, transaksi jual beli obat keras tersebut terjadi di tengah pandemi penyebaran virus corona atau Covid-19. Herry menduga, aktifitas jual beli obat keras tersebut dilakukan dengan memanfaatkan seluruh elemen yang tengah sibuk menangani Covid-19 di Kota Cirebon.

“Tentu kami sangat prihatin, pada saat situasi sedang ada pandemi Covid-19 justru dimanfaatkan sebagian orang mencari celah melakukan ini,” ujarnya.

Herry mengatakan, satu orang yang diduga pengedar berhasil kabur saat sejumlah anggota Kodim 0614 Kota Cirebon menggerebek tempat tersebut. Sampai sore hari, sejumlah orang yang masih melakukan transaksi ini terus diangkut menggunakan mobil Kodim dari tempat tersebut ke Makodim 0614 Kota Cirebon. Herry juga menduga aktifitas jual beli obat keras tersebut sudah dilakukan dalam waktu yang lama.

“Kalau dilihat dari orang yang datang, sepertinya itu sudah lama. Anggota melaporkan tiap beberapa menit datang orang bermaksud membeli obat keras tersebut,” imbuhnya. (Iskandar)